Saham Folago Global Nusantara Melonjak ARA Usai Umumkan Rights Issue Rp3,71 Triliun

Saham IRSX Menguat Maksimal Seiring Pengumuman Aksi Korporasi
JAKARTA — Saham PT Folago Global Nusantara Tbk. melonjak hingga menyentuh auto reject atas pada perdagangan Kamis (15/1/2026) setelah perseroan mengumumkan rencana rights issue bernilai jumbo. Lonjakan harga saham mencerminkan respons positif pasar terhadap rencana penambahan modal berskala besar tersebut.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, saham berkode IRSX menguat 25% atau naik 145 poin ke level Rp725 per saham hingga pukul 10.30 WIB. Sepanjang tahun berjalan, saham Folago telah mencatatkan kenaikan 28,32%, mempertegas tren penguatan yang berlanjut sejak awal 2026.
Folago Mengumumkan Rights Issue dengan Penerbitan 12,39 Miliar Saham Baru
Lonjakan saham IRSX terjadi setelah manajemen mengumumkan rencana penambahan modal melalui hak memesan efek terlebih dahulu pada Rabu (14/1/2026). Dalam prospektus yang disampaikan kepada BEI, perseroan menyatakan akan menerbitkan sebanyak 12,39 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp15 per saham.
Jumlah saham baru tersebut setara dengan 66,67% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue. Perseroan menetapkan rasio HMETD sebesar 1:2, sehingga setiap pemegang satu saham lama berhak memperoleh dua HMETD.
Folago Menargetkan Dana Segar Rp3,71 Triliun dari Harga Pelaksanaan
Manajemen menetapkan harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp300 per saham. Dengan skema tersebut, Folago menargetkan perolehan dana segar hingga Rp3,71 triliun. Perseroan menyebut dana hasil penambahan modal akan memperkuat struktur permodalan dan mendukung rencana ekspansi bisnis ke depan.
Rights issue ini menjadi salah satu aksi korporasi terbesar IRSX dalam beberapa tahun terakhir dan dinilai mampu meningkatkan fleksibilitas keuangan perseroan di tengah ekspansi sektor hiburan dan digital.
Pemegang Saham Pengendali Menyerap Hak dan Siap Menjadi Pembeli Siaga
Pemegang saham pengendali PT Matra Tri Abadi menyatakan akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya, yakni sekitar 6,8 miliar saham baru. Dengan langkah tersebut, MTA akan menyuntikkan modal sekitar Rp2,04 triliun ke dalam perseroan.
Selain itu, MTA juga bertindak sebagai pembeli siaga atas saham yang tidak terserap publik. Apabila maksimal 5,59 miliar saham baru tidak diambil investor, MTA siap mengalokasikan tambahan dana hingga Rp1,67 triliun.
Folago Menerbitkan Waran Seri II Bersamaan dengan Rights Issue
Seiring pelaksanaan rights issue, Folago juga menerbitkan 1,24 miliar Waran Seri II. Waran tersebut dapat dikonversi menjadi saham biasa dengan harga pelaksanaan Rp350 per saham pada periode 25 Agustus 2026 hingga 24 Agustus 2028. Apabila seluruh waran dikonversi, perseroan berpotensi meraih tambahan dana Rp433,65 miliar.
