Skip to content
HargaSaham
Menu
  • Blog
  • Keuangan
  • Tentang Kami
  • Tips & Saran
  • Kebijakan Privasi
Menu

Komisaris Lanjut Borong Saham Summarecon (SMRA)

Posted on 21/01/2026

Komisaris Summarecon Melanjutkan Aksi Borong Saham SMRA

ilustrasi Summarecon Mall Bandung/dok. SMRA

Liliawati Rahardjo Menambah Kepemilikan Saham Summarecon

JAKARTA — Komisaris PT Summarecon Agung Tbk. (SMRA), Liliawati Rahardjo, kembali menambah kepemilikan saham perseroan. Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia per 13 Januari 2026, Liliawati membeli 5,5 juta lembar saham SMRA.

Dengan transaksi tersebut, total kepemilikan Liliawati meningkat menjadi 943,50 juta lembar saham. Jumlah itu setara dengan 5,72% dari total saham beredar Summarecon Agung. Aksi ini melanjutkan langkah serupa yang sebelumnya dilakukan pada Desember 2025.

Aksi Pembelian Saham Berlanjut Sejak Akhir 2025

Sebelum transaksi terbaru ini, Liliawati Rahardjo tercatat telah memborong lebih dari 13,06 juta lembar saham SMRA pada medio Desember 2025. Rangkaian pembelian tersebut mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap prospek kinerja perseroan di tengah dinamika sektor properti.

Pada penutupan perdagangan Kamis (15/1/2026), saham SMRA berada di level Rp410 per lembar atau turun tipis 0,49% dibandingkan hari sebelumnya. Meski demikian, secara year to date, saham Summarecon masih mencatatkan kenaikan 6,77%.

Summarecon Mencatat Marketing Sales Melampaui Target

Seiring aksi pembelian saham oleh komisaris, Summarecon Agung melaporkan kinerja penjualan yang solid sepanjang 2025. Perseroan membukukan marketing sales sebesar Rp5,52 triliun, tumbuh 27% secara tahunan dan melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp5 triliun.

Capaian tersebut berarti realisasi penjualan SMRA sekitar 11% lebih tinggi dari target tahun buku 2025. Pertumbuhan ini mencerminkan permintaan yang tetap kuat terhadap produk properti Summarecon.

Penjualan Kuartal IV Mendorong Kinerja Tahunan

Mengutip riset Stockbit, lonjakan marketing sales Summarecon terutama terjadi pada kuartal IV/2025. Pada periode tersebut, perseroan mencatatkan penjualan Rp1,96 triliun atau tumbuh 15% secara tahunan serta melonjak 41% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Hasil kuat pada akhir tahun tersebut menjadi faktor utama yang mengangkat total marketing sales SMRA sepanjang 2025 ke level Rp5,52 triliun.

Segmen Residensial Menjadi Penopang Utama

Produk residensial tetap menjadi motor pertumbuhan Summarecon. Segmen rumah tapak menyumbang sekitar 74% dari total marketing sales selama 2025. Selanjutnya, segmen ruko berkontribusi sekitar 17%, kavling tanah 7%, dan apartemen sekitar 2%.

Sementara itu, segmen perkantoran dan komersial hanya memberikan kontribusi sekitar 0,1% terhadap total penjualan. Komposisi ini menegaskan fokus Summarecon pada pasar residensial sebagai pendorong utama kinerja.

Archives

  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025

Recent Posts

  • GOTO, BBCA, BUMI Jadi Saham Paling Laris Senin (4/5)
  • Indeks Bisnis-27 Ditutup Melaju, Saham AMRT hingga JPFA Jadi Penopang
  • IHSG Hari Ini Ditutup Menguat Meski Belum Kembali ke Level 7.000
  • Bisnis Indonesia Mulai Tahap Awal Ajang Penghargaan BIA 2026
  • Rem Saham GOTO Turun 7,41% di Sesi I, Tertekan Isu Kebijakan Komisi Ojol

Recent Comments

    Situs Terkait

    • Situs Berita - Beritakecelakaan : beritakecelakaan.id
    • Situs Berita - Hargasaham : hargasaham.id
    • Situs Berita - Beritapenipuan : beritapenipuan.id
    • Situs Berita - Hargasemen : hargasemen.com
    • Situs Berita - Esports : unequalledmedia.com
    • Situs Berita - Belikaca : belikaca.id
    • Situs Berita - Indonesiafashion : indonesiafashion.com
    ©2026 HargaSaham | Design: Newspaperly WordPress Theme