Sektor Teknologi Memimpin Kinerja IHSG dengan Lonjakan 138,35% Sepanjang 2025

Bursa Efek Indonesia Mencatat Penguatan Seluruh Sektor Saham Sepanjang 2025
Bursa Efek Indonesia mencatat kinerja positif pasar modal nasional sepanjang 2025 dengan penguatan yang merata di seluruh sektor. Data BEI menunjukkan bahwa hampir semua indeks sektoral bergerak naik dan mencerminkan pemulihan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi domestik. Di tengah penguatan tersebut, sektor teknologi muncul sebagai penggerak utama pasar.
Kondisi ini menandai perubahan arah setelah periode volatilitas pada tahun sebelumnya. Investor terlihat semakin agresif memburu saham-saham sektoral dengan potensi pertumbuhan tinggi, seiring membaiknya sentimen global dan stabilitas ekonomi dalam negeri.
Sektor Teknologi Melesat Menjadi yang Paling Cuan di IHSG
Sektor teknologi atau IDXTECHNO mencatatkan kinerja paling impresif sepanjang 2025 dengan kenaikan mencapai 138,35%. Lonjakan ini menempatkan sektor teknologi sebagai pemimpin penguatan IHSG dan sektor dengan performa terbaik selama setahun terakhir. Kebangkitan ini terjadi setelah sektor teknologi sempat terpuruk pada 2024 dengan penurunan sebesar 9,87%.
Kenaikan tajam tersebut mencerminkan optimisme investor terhadap transformasi digital, ekspansi bisnis berbasis teknologi, serta perbaikan kinerja emiten teknologi yang mulai menunjukkan profitabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan.
Sektor Industri dan Infrastruktur Menyusul dengan Kenaikan Signifikan
Di bawah sektor teknologi, sektor industri atau IDXINDUST mencatatkan kenaikan sebesar 108,11% sepanjang 2025. Kinerja ini menunjukkan kuatnya aktivitas manufaktur dan industri pengolahan yang kembali ekspansif. Sementara itu, sektor infrastruktur atau IDXINFRA juga membukukan kenaikan solid sebesar 80,62%, didorong oleh berlanjutnya proyek pembangunan dan belanja infrastruktur.
Sektor energi turut mencatatkan performa positif dengan kenaikan 65,60%, seiring stabilnya harga komoditas dan meningkatnya aktivitas produksi energi nasional.
Saham Sektoral Mengungguli Big Caps LQ45
Selain itu, sektor berbasis komoditas dan pembangunan fisik seperti IDXBASIC dan IDXPROPERTY masing-masing naik 64,40% dan 54,98%. Sektor transportasi dan konsumsi siklikal juga menunjukkan pemulihan kuat dengan kenaikan di atas 45%, meskipun sektor transportasi sempat menjadi yang tertekan paling dalam pada 2024.
Di tengah penguatan sektoral tersebut, IHSG secara keseluruhan naik 22,13% sepanjang 2025. Namun, saham-saham berkapitalisasi besar yang tergabung dalam indeks LQ45 hanya mencatatkan kenaikan 2,41%. Data ini menegaskan bahwa saham sektoral agresif menjadi sumber cuan utama investor dibandingkan saham big caps.
