BEI Pantau Ketat Enam Saham Usai Harga Naik Tak Wajar
Bursa Awasi Pola Transaksi Unusual Market Activity di Enam Emiten
Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Senin (19/1/2026) mengawasi enam saham yang mengalami kenaikan harga tak wajar atau Unusual Market Activity (UMA). Emiten yang mendapat perhatian ketat BEI meliputi PT Berkah Prima Perkasa Tbk. (BLUE), PT Inocycle Technology Group Tbk. (INOV), PT Inter Delta Tbk. (INTD), PT Idea Indonesia Akademi Tbk. (IDEA), PT Bersama Zatta Jaya Tbk. (ZATA), dan PT Ever Shine Tex Tbk. (ESTI).
BEI Tegaskan Pengumuman UMA Tidak Otomatis Indikasikan Pelanggaran
Manajemen BEI menegaskan bahwa pengumuman UMA tidak selalu berarti pelanggaran hukum pasar modal. BEI menekankan pengawasan ini bertujuan melindungi investor dan memastikan emiten memberikan keterbukaan informasi yang memadai, termasuk laporan bulanan dan pengumuman corporate action yang relevan.
Saham BLUE dan INOV Jadi Sorotan karena Kenaikan Drastis
Saham BLUE, emiten pertambangan, naik 22,88% pada perdagangan terakhir, sementara dalam sebulan mencatatkan kenaikan 69,17% dan Year to Date (YTD) naik 58,59%. Saham INOV, perusahaan tekstil, melonjak 34,43% kemarin dan naik 90,70% dalam sebulan serta YTD. BEI meminta investor meninjau kinerja dan rencana emiten sebelum mengambil keputusan investasi.
INTD, IDEA, ZATA, dan ESTI Alami Pergerakan Harga Tak Biasa
Selain BLUE dan INOV, saham INTD naik 13,33% kemarin dengan kenaikan sebulan sebesar 58,88% dan YTD 54,55%. Saham IDEA naik 3,25% dan mencatat lonjakan 63,92% baik bulanan maupun YTD. Sementara itu, ZATA dan ESTI mengalami peningkatan harga di luar kewajaran, memicu perhatian BEI untuk memastikan keterbukaan informasi dan stabilitas pasar.
Investor Diminta Waspadai Volatilitas dan Corporate Action
Dengan pengawasan ini, investor diminta memperhatikan respons emiten atas permintaan konfirmasi BEI, memantau kinerja perusahaan, menilai rencana corporate action yang belum disetujui RUPS, serta mempertimbangkan risiko dan peluang sebelum melakukan keputusan investasi.
