Analis Memproyeksikan IHSG Berpeluang Menguat pada Perdagangan Kamis 5 Februari 2026

Sejumlah analis pasar modal memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Kamis (5/2/2026). Optimisme ini muncul setelah IHSG ditutup menguat pada sesi sebelumnya, seiring dorongan saham-saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan data BEI, IHSG pada Rabu (4/2/2026) ditutup naik 0,30% atau bertambah 24,11 poin ke level 8.146,71. Indeks sempat dibuka di posisi 8.121,03 dan menyentuh level tertinggi harian di 8.194,68. Aktivitas perdagangan menunjukkan pergerakan yang relatif seimbang dengan 301 saham menguat, 391 saham melemah, dan 125 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp14.735 triliun.
Saham Big Caps Mendorong Kenaikan IHSG di Penutupan Perdagangan
Penguatan IHSG didorong oleh kinerja sejumlah saham unggulan. Saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) melonjak 8,73% ke level Rp7.475 per saham. Kenaikan juga dicatatkan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang menguat 4,98% menjadi Rp6.850 per saham, serta PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang naik 3,52% ke level Rp5.000 per saham.
Kinerja saham-saham tersebut memberikan sentimen positif terhadap pergerakan indeks secara keseluruhan, meskipun tekanan jual masih terlihat pada sebagian sektor lainnya.
MNC Sekuritas Membaca Peluang Penguatan Lanjutan IHSG
Tim Analis MNC Sekuritas menilai posisi IHSG saat ini masih berada dalam fase wave [x]. Dengan kondisi tersebut, IHSG dinilai memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan dan menguji area resistance di kisaran 8.328 hingga 8.527.
Meski demikian, analis mengingatkan investor untuk tetap mencermati potensi koreksi jangka pendek. Area koreksi diperkirakan berada pada rentang 7.896 hingga 8.010, dengan level support kuat di 7.854 dan 7.654. Adapun resistance terdekat diproyeksikan berada di level 8.181 dan 8.318.
Analis Merekomendasikan Strategi Buy on Weakness dan Speculative Buy
Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO), PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS), dan PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk. (TKIM). Selain itu, analis juga merekomendasikan speculative buy pada saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR).
Pada pembukaan perdagangan Kamis pagi, IHSG tercatat menguat 0,28% ke posisi 8.169,35. Sejumlah saham perbankan dan saham berkapitalisasi besar kembali mencatatkan penguatan, menandakan sentimen pasar yang masih cenderung positif di awal sesi.
