Indeks Bisnis-27 Menguat Seiring Kenaikan Saham ADMR, BBRI, dan INCO

Indeks Bisnis-27 menutup perdagangan Rabu, 4 Februari 2026, di zona hijau setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi. Di Jakarta, indeks hasil kerja sama harian Bisnis Indonesia ini berakhir menguat 0,78% atau bertambah 4,17 poin ke level 540,03. Penguatan tersebut mencerminkan membaiknya sentimen pasar yang selaras dengan pergerakan indeks harga saham gabungan.
Sepanjang perdagangan, Indeks Bisnis-27 sempat bergerak di area negatif pada sesi pertama sebelum berbalik menguat hingga mencetak level tertinggi intraday di 541,93. Berdasarkan data IDX Mobile, indeks bergerak pada rentang 534,40 hingga 541,93 dengan total transaksi mencapai 11,55 miliar saham bernilai Rp10,81 triliun. Kapitalisasi pasar indeks kini tercatat sebesar Rp4.076 triliun, sekaligus mencerminkan pertumbuhan 3,56% dalam sepekan terakhir.
Saham ADMR, BBRI, dan INCO Mendorong Kinerja Indeks
Kinerja positif Indeks Bisnis-27 ditopang oleh mayoritas saham konstituen yang bergerak menguat. Dari total saham dalam indeks, sebanyak 15 saham ditutup naik, 11 saham melemah, dan satu saham stagnan. Saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. mencatatkan kenaikan 1,32% ke level Rp1.920, sementara PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. naik 1,40% ke Rp2.180.
Penguatan juga terlihat pada saham perbankan besar. Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menguat 1,84% ke Rp3.870, diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. yang melonjak 3,52% ke Rp5.000. Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk. turut naik 1,96% ke Rp7.800, memperkuat pergerakan indeks secara keseluruhan.
Dari sektor pertambangan, saham PT Vale Indonesia Tbk. mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 6,45% ke Rp6.600. Saham PT United Tractors Tbk. juga menguat 6,40% ke level Rp27.850, seiring minat investor terhadap saham berbasis komoditas.
Penguatan Indeks Bisnis-27 Selaras dengan Kinerja IHSG
Sejalan dengan Indeks Bisnis-27, IHSG juga menutup perdagangan di zona hijau dengan kenaikan 0,30% ke level 8.146,72. Sepanjang hari, pasar saham Indonesia mencatatkan transaksi 42,77 miliar saham dengan nilai Rp25,66 triliun dan kapitalisasi pasar mencapai Rp14.705 triliun. Kondisi ini menunjukkan optimisme pasar yang mulai pulih meski investor tetap mencermati dinamika global dan domestik.
