Sinergi Inti Resmi Mengakuisisi 53,57% Saham Personel Alih Daya

Transaksi Akuisisi Mengubah Struktur Pengendali Emiten PADA
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) resmi menjadi pemegang saham pengendali PT Personel Alih Daya Tbk. (PADA) setelah menuntaskan akuisisi mayoritas saham perseroan. Aksi korporasi tersebut berlangsung pada 2 Februari 2026 dan dikonfirmasi melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 4 Februari 2026.
Melalui transaksi ini, INET mengakuisisi sebanyak 1,68 miliar atau tepatnya 1.687.455.000 lembar saham PADA milik Koperasi Pegawai PT Indosat Tbk. (Kopindosat). Jumlah tersebut setara dengan 53,57% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh. Akuisisi dilakukan dengan status kepemilikan langsung dan harga transaksi Rp63 per lembar saham, sehingga menempatkan INET sebagai pengendali baru di Personel Alih Daya.
Sebelum transaksi berlangsung, INET tidak memiliki hak suara di PADA. Namun, setelah proses akuisisi rampung, perseroan kini menggenggam penuh kendali strategis dengan kepemilikan mayoritas saham. Perubahan ini sekaligus mengakhiri posisi Kopindosat sebagai pemegang saham pengendali di emiten jasa alih daya tersebut.
Koperasi Pegawai ISAT Melepas Kendali Saham PADA
Seiring masuknya INET sebagai pengendali baru, kepemilikan Koperasi Pegawai ISAT di PADA mengalami penurunan signifikan. Porsi saham Kopindosat menyusut dari sebelumnya 1,88 miliar lembar atau setara 59,86% menjadi hanya 197,99 juta lembar saham atau sekitar 6,29%. Dengan komposisi baru tersebut, Kopindosat tidak lagi mempertahankan status sebagai pengendali di Personel Alih Daya.
Perubahan struktur kepemilikan ini menandai babak baru dalam perjalanan korporasi PADA. Emiten yang berdiri sejak 2006 tersebut dikenal sebagai perusahaan penyedia layanan pendukung operasional kantor, khususnya di sektor telekomunikasi dan jasa korporasi.
Personel Alih Daya Fokus pada Lima Lini Layanan Utama
PT Personel Alih Daya Tbk. merupakan perusahaan yang menawarkan lima layanan utama, yakni jasa teknikal dan pemeliharaan perangkat telekomunikasi, layanan perkantoran, jasa call center, jasa pengamanan, serta penyediaan sumber daya manusia. Perseroan mencatatkan saham perdana di BEI pada 2 Desember 2022 dengan harga penawaran Rp100 per saham.
Dalam aksi penawaran umum perdana tersebut, PADA melepas sebanyak 900 juta saham atau setara 28,57% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Hingga akhir Desember 2025, struktur pemegang saham PADA masih didominasi oleh Kopindosat, diikuti oleh Sigit Kuntjahjo dan publik.
Masuknya INET sebagai pengendali diharapkan membuka ruang sinergi bisnis dan memperkuat arah pengembangan usaha Personel Alih Daya ke depan, seiring konsolidasi di sektor jasa pendukung dan telekomunikasi.
