Liputan6.com, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menembus level 6.400 pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jumat, 14 Agustus 2026. Pelaku pasar merespons positif pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR serta penyampaian RAPBN 2027 dan Nota Keuangan.
Mengacu pada data RTI, IHSG mengakhiri perdagangan dengan kenaikan 1,59% ke posisi 6.401,88. Pada saat yang sama, indeks LQ45 bertambah 0,82% menjadi 632,28. Seluruh indeks saham acuan juga bergerak di zona hijau.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak pada rentang 6.267,40 hingga 6.401,88. Sebanyak 334 saham mencatat kenaikan, sedangkan 268 saham mengalami penurunan dan 191 saham lainnya tidak berubah. Investor melakukan 1.745.884 kali transaksi dengan volume mencapai 32,5 miliar saham. Sementara itu, nilai transaksi harian tercatat Rp12,4 triliun.
Seluruh Sektor Saham Menguat pada Penutupan Perdagangan
Penguatan IHSG turut mendapat dukungan dari seluruh sektor saham yang bergerak positif. Sektor kesehatan mencatat kenaikan paling tinggi sebesar 3,09%. Setelah itu, sektor properti menguat 2,99%, sedangkan sektor energi bertambah 2,66%.
Sektor infrastruktur juga naik 1,67%. Kemudian, sektor consumer siklikal tumbuh 1,17%, consumer nonsiklikal 1,14%, basic materials 1,11%, keuangan 0,68%, teknologi 0,60%, dan industri 0,34%. Sektor transportasi turut menguat 1,14%.
Pidato Prabowo Mendorong Optimisme Investor
Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji, menilai pidato Prabowo menjadi salah satu pendorong utama penguatan IHSG. Menurutnya, pasar menangkap adanya penegasan pemerintah terhadap kebijakan ekonomi, fiskal, investasi, pembangunan, hilirisasi, serta berbagai program strategis.
Nafan menilai kejelasan arah kebijakan tersebut meningkatkan policy visibility dan mendorong kepercayaan investor domestik. Selain itu, pasar juga memperhatikan kondisi fiskal pemerintah. Pernyataan bahwa defisit APBN berada di sekitar 0,91% terhadap Produk Domestik Bruto hingga akhir Juli 2026 memberikan sinyal mengenai terjaganya disiplin fiskal.
Investor Memanfaatkan Rebound IHSG Setelah Koreksi
Nafan juga melihat kenaikan IHSG sebagai bagian dari technical rebound setelah indeks terkoreksi 1,13% pada Kamis, 13 Agustus 2026. Investor memanfaatkan penurunan sebelumnya untuk kembali membeli saham dengan harga yang lebih menarik.
Dari pasar global, penguatan Wall Street dan sejumlah harga komoditas turut memberikan sentimen positif. Kondisi tersebut terutama mendukung saham berbasis komoditas dan emiten berkapitalisasi besar.
Pergerakan saham BUMN juga menarik perhatian karena Prabowo menyinggung sejumlah perusahaan negara dalam pidatonya. Investor melihat BUMN memiliki peran penting dalam menjalankan program pemerintah sehingga prospek belanja negara dan proyek strategis dapat meningkatkan minat terhadap saham terkait.
