Liputan6.com, Jakarta – Saham tiga emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni PT Timah Tbk (TINS), PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA), menguat pada perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026. Pasar merespons positif penyebutan ketiga perusahaan tersebut dalam Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Tahunan MPR.
Berdasarkan data RTI, saham TINS menguat 4,57 persen ke level Rp3.890 per saham. Saham tersebut dibuka stagnan di Rp3.720 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp4.050 serta terendah Rp3.710. Investor memperdagangkan saham TINS sebanyak 1.343.671 saham dengan frekuensi 31.632 transaksi dan nilai transaksi mencapai Rp521,4 miliar.
Pada saat yang sama, saham SMGR melonjak 4,64 persen menjadi Rp1.580 per saham. Saham SMGR membuka perdagangan di level Rp1.515 dan bergerak hingga posisi tertinggi Rp1.610 serta terendah Rp1.495. Perdagangan mencatat volume 225.092 saham, frekuensi 4.278 transaksi, dan nilai transaksi Rp35,1 miliar.
Sementara itu, saham GIAA menguat 5,56 persen menjadi Rp76 per saham. Saham Garuda Indonesia sempat melemah pada awal perdagangan sebelum berbalik menguat menjelang sesi kedua. Saham GIAA mencapai level tertinggi Rp78 dan terendah Rp68. Investor mencatat volume perdagangan 1.248.691 saham dengan frekuensi 33.695 transaksi serta nilai transaksi Rp92,7 miliar.
Pidato Prabowo Mendorong Perhatian Investor terhadap Saham BUMN
Senior Technical Analyst PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji, menilai pasar memberikan perhatian terhadap saham BUMN setelah Prabowo menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah. Menurutnya, ekspektasi terhadap belanja negara dan proyek strategis dapat meningkatkan minat investor terhadap emiten yang berpotensi menjalankan program pemerintah.
Prabowo secara khusus menyoroti kinerja PT Timah. Ia menyebut perusahaan tersebut mencatat keuntungan Rp2,7 triliun pada enam bulan pertama 2026 atau sekitar sembilan kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Prabowo juga menyebut pemerintah telah menutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Menurutnya, langkah tersebut turut mendukung peningkatan kinerja PT Timah. Ia mengatakan valuasi PT Timah Tbk telah meningkat 280 persen pada Agustus 2026 dibandingkan 2025.
Prabowo Menyoroti Pemulihan Kinerja Semen Indonesia dan Garuda
Selain Timah, Prabowo mengungkapkan laba bersih PT Semen Indonesia meningkat 408,9 persen pada enam bulan pertama 2026. Ia juga menyampaikan perkembangan positif sejumlah BUMN lain dalam pidatonya.
Untuk Garuda Indonesia, pemerintah telah mengaktifkan kembali 20 pesawat hingga Juni 2026 sehingga total pesawat yang beroperasi kembali mencapai 104 unit. Prabowo menilai Garuda memiliki peluang kembali mencetak keuntungan berkelanjutan dan berharap perusahaan tersebut membukukan laba pada awal 2027.
Meta description:
Focus keyphrase:
Slug:
