Avia Avian Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun kepada Pemegang Saham

RUPST Tetapkan Pembagian Dividen Tunai Berdasarkan Kinerja 2025
PT Avia Avian Tbk (AVIA) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp1,36 triliun kepada para pemegang saham. Keputusan ini dihasilkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang mengesahkan pembagian dividen setara Rp23 per saham.
Perseroan menetapkan nilai tersebut dengan mengacu pada rasio pembayaran dividen sebesar 78,18% dari laba bersih tahun buku 2025. Selain itu, jumlah dividen tersebut sudah termasuk dividen interim senilai Rp654 miliar yang telah dibayarkan pada November 2025. Dengan demikian, pembagian dividen kali ini melengkapi total distribusi laba kepada investor sepanjang tahun buku tersebut.
Kinerja Keuangan 2025 Dorong Peningkatan Dividen
Perusahaan mencatat laba bersih sebesar Rp1,7 triliun pada 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar Rp80 miliar dibandingkan capaian tahun sebelumnya. Kenaikan laba tersebut mencerminkan kinerja operasional yang solid di tengah dinamika industri.
Selanjutnya, perseroan berhasil meningkatkan pendapatan menjadi Rp8,1 triliun sepanjang 2025. Nilai ini tumbuh Rp652 miliar atau sekitar 8,7% secara tahunan. Peningkatan pendapatan tersebut didorong oleh pertumbuhan volume penjualan yang mencapai 7,4%, yang memperkuat posisi perusahaan di pasar cat nasional.
Pergerakan Saham AVIA Ikut Merespons Sentimen Dividen
Di sisi pasar, saham AVIA menunjukkan pergerakan yang cenderung melemah setelah pengumuman dividen. Pada perdagangan pukul 10.43 WIB, harga saham terkoreksi sebesar 0,53% ke level Rp378 per saham.
Meskipun demikian, kapitalisasi pasar perusahaan tetap berada di level yang kuat, yakni sekitar Rp23,42 triliun. Kondisi ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap fundamental perusahaan, meskipun terjadi tekanan jangka pendek pada harga saham.
Secara keseluruhan, keputusan pembagian dividen jumbo ini menegaskan komitmen Avia Avian dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus mencerminkan kinerja keuangan yang tetap bertumbuh.
