CDIA Memperkuat Rantai Pasok Industri Kimia melalui Penambahan Armada Logistik Baru
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4771351/original/095342300_1710333128-20240313-IHSG-ANG_1.jpg)
PT Chandra Daya Investasi Tbk mempercepat penguatan rantai pasok industri kimia dengan meluncurkan armada kapal logistik kimia cair terbaru. Melalui anak usaha di pilar logistik, PT Chandra Shipping International, perusahaan resmi memperkenalkan kapal berkapasitas 9.000 Deadweight Tonnage bernama Novah dari Jakarta pada Kamis, 11 Desember 2025.
Sejak awal, manajemen CDIA menargetkan kapal ini untuk menjawab kebutuhan distribusi bahan kimia cair yang terus meningkat, baik di pasar domestik maupun internasional. Oleh karena itu, kehadiran Novah menjadi langkah strategis dalam memperluas kapasitas dan fleksibilitas layanan logistik CDI Group.
CDIA Menjadwalkan Kapal Novah Beroperasi Mulai Maret 2026
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, CDIA memastikan kapal Novah mulai beroperasi pada Maret 2026. Perusahaan menugaskan armada ini untuk melayani rute dalam negeri hingga lintas negara guna memperlancar distribusi komoditas kimia cair.
Dengan jangkauan operasional yang luas, CDIA memperkuat konektivitas perdagangan sekaligus meningkatkan efisiensi pengiriman. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan solusi logistik yang adaptif terhadap kebutuhan industri yang terus berkembang.
CDIA Menggandeng Galangan Kapal Jepang untuk Menjamin Efisiensi
Dalam tahap pembangunan, CDI Group menggandeng Usuki Shipyard dari Jepang sebagai mitra strategis. Galangan kapal tersebut menghadirkan teknologi terkini yang mendukung efisiensi operasional serta standar keselamatan tinggi.
Melalui kolaborasi ini, CDIA memastikan kapal Novah memiliki keandalan jangka panjang dan mampu mendukung distribusi kimia cair secara aman. Perusahaan juga menempatkan armada ini sebagai salah satu aset utama dalam penguatan infrastruktur industri terintegrasi.
CDIA Menyelaraskan Armada Baru dengan Agenda Hilirisasi Industri
Penambahan kapal Novah juga sejalan dengan agenda hilirisasi industri kimia yang dijalankan oleh Chandra Asri Group sebagai induk usaha. Pengembangan Pabrik Chlor Alkali dan Pabrik Ethylene Dichloride membutuhkan dukungan logistik kimia cair berkapasitas besar dan berstandar tinggi.
Saat ini, CSI telah mengoperasikan 12 armada kapal. Dengan masuknya Novah, CDIA semakin menegaskan posisinya sebagai penyedia infrastruktur industri yang terintegrasi. Perusahaan optimistis langkah ini mendorong kelancaran rantai pasok serta memperkuat daya saing industri kimia nasional dan regional.
