BCA Cairkan Dividen Rp41,3 Triliun dan Salurkan Pembayaran pada 8 April 2026

BCA Menyalurkan Dividen Tunai kepada Pemegang Saham pada 8 April 2026
PT Bank Central Asia Tbk. menjadwalkan pembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham pada Rabu, 8 April 2026. Perseroan memastikan investor yang tercatat sebagai pemegang saham berhak akan menerima pembagian laba tersebut sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Keputusan ini berasal dari hasil penggunaan laba bersih tahun buku 2025, di mana BCA mengalokasikan 72 persen keuntungan sebagai dividen. Nilai total dividen mencapai Rp41,3 triliun atau setara Rp336 per saham. Jumlah tersebut sudah mencakup dividen interim sebesar Rp55 per saham yang telah dibayarkan pada 22 Desember 2025, sehingga sisa dividen yang akan diterima investor mencapai Rp281 per saham.
Anthoni Salim Berpotensi Menerima Dividen Ratusan Miliar Rupiah dari BBCA
Salah satu pemegang saham BCA, Anthoni Salim, diperkirakan memperoleh bagian dividen dalam jumlah signifikan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, ia menguasai sekitar 1,15 persen saham BBCA atau setara 1.416.306.835 lembar saham hingga akhir Maret 2026.
Dengan asumsi kepemilikan tersebut tidak berubah hingga recording date, Anthoni Salim berpotensi menerima dividen sekitar Rp397,98 miliar. Nilai ini mencerminkan kontribusi besar dari kepemilikan saham di salah satu bank terbesar di Indonesia tersebut.
Sebelumnya, BCA telah menetapkan jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 27 Maret 2026, kemudian dilanjutkan cum dividen di pasar tunai pada 31 Maret 2026 yang bertepatan dengan recording date.
BCA Merencanakan Pembagian Dividen Interim Tiga Kali pada 2026
Selain pembagian dividen dari laba tahun buku 2025, BCA juga menyiapkan rencana pembagian dividen interim untuk tahun buku 2026. Manajemen menyampaikan bahwa perseroan dapat membagikan dividen interim hingga tiga kali dalam setahun apabila kondisi keuangan mendukung.
Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, menyampaikan rencana tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 12 Maret 2026. Ia menjelaskan bahwa pembagian dividen interim akan dilakukan secara bertahap setiap kuartal dengan persetujuan Dewan Komisaris.
Rencana ini menunjukkan komitmen BCA dalam memberikan nilai tambah kepada pemegang saham sekaligus menjaga fleksibilitas keuangan perusahaan di tengah dinamika pasar.
