Investor Jambi Djoni Mengakumulasi 5,09% Saham FOLK dan Menarik Perhatian Pasar

Djoni Mengumumkan Kepemilikan Signifikan di Multi Garam Utama
Jakarta — PT Multi Garam Utama Tbk secara resmi mencatat masuknya investor asal Jambi, Djoni, sebagai pemegang saham signifikan. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia yang dirilis Rabu, 14 Januari 2026, Djoni menguasai 5,09% saham FOLK dengan kepemilikan efektif per 9 Januari 2026. Total saham yang berhasil dikumpulkan mencapai sekitar 201 juta lembar.
Masuknya Djoni ke jajaran pemegang saham utama langsung menyita perhatian pelaku pasar. Aksi akumulasi ini dinilai mencerminkan keyakinan terhadap prospek bisnis perseroan sekaligus memperkuat struktur kepemilikan perusahaan setelah melantai di bursa.
Pasar Menilai Aksi Djoni Memperkuat Konsolidasi Bisnis FOLK
Pelaku pasar memandang langkah Djoni sejalan dengan upaya penguatan fondasi konsolidasi bisnis Multi Garam Utama. Investor ini dikenal mengedepankan analisis fundamental dan memiliki orientasi investasi jangka panjang, sehingga pergerakannya kerap dibaca sebagai sinyal kepercayaan terhadap arah strategis emiten.
Dengan kepemilikan di atas ambang 5%, posisi Djoni memberikan bobot signifikan dalam struktur pemegang saham FOLK. Kondisi tersebut membuka ruang bagi persepsi pasar bahwa perseroan berpotensi memasuki fase penguatan tata kelola dan ekspansi bisnis yang lebih terukur.
Djoni Membangun Reputasi dari Properti hingga Pasar Modal
Djoni dikenal luas sebagai taipan properti yang memulai pengembangan usahanya dari Jambi sebelum melakukan ekspansi ke berbagai wilayah. Portofolionya mencakup proyek residensial hingga kawasan komersial berskala menengah dan besar. Di luar bisnis properti, Djoni aktif menanamkan modal di pasar saham dengan pendekatan selektif.
Selama lebih dari satu dekade terakhir, Djoni tercatat beberapa kali memiliki kepemilikan signifikan di sejumlah emiten, khususnya pada sektor teknologi, telekomunikasi, dan konsumer. Ia pernah menguasai lebih dari 5% saham di emiten seperti WIFI dan TRUE, yang kala itu menjadi sorotan karena tengah berada dalam fase transformasi bisnis.
Rekam Jejak Djoni Memicu Ekspektasi Investor Strategis Lain
Rekam jejak tersebut dinilai konsisten dengan langkah akumulasi saham FOLK. Pasar tidak hanya melihat potensi pertumbuhan jangka panjang perseroan, tetapi juga menilai langkah ini dapat membuka peluang masuknya investor strategis lain ke dalam struktur kepemilikan.
Seiring meningkatnya perhatian terhadap saham FOLK, aksi Djoni dipersepsikan sebagai katalis yang dapat memperkuat kepercayaan investor terhadap arah bisnis Multi Garam Utama dalam jangka menengah dan panjang.
