Grab Borong 353,71 Juta Saham Superbank (SUPA) untuk Perluas Investasi

Grab Melakukan Tiga Kali Transaksi Saham SUPA Bulan Ini
Grab mencatatkan pembelian saham besar-besaran di PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) melalui entitas A5-DB Holdings Pte. Ltd. sepanjang Januari 2026. Transaksi pertama terjadi pada 14 Januari 2026, ketika Grab membeli 200 juta saham SUPA dengan harga Rp1.035 per saham. Keesokan harinya, Grab menambah kepemilikan sebanyak 103,416 juta saham pada harga Rp1.062 per saham. Transaksi terakhir dilakukan pada 19 Januari 2026 dengan membeli 50,3 juta saham tambahan.
Total Kepemilikan Grab Meningkat Menjadi 11,10%
Total saham yang berhasil diborong Grab mencapai 353,716 juta unit. Dengan transaksi ini, kepemilikan langsung Grab melalui A5-DB di SUPA naik menjadi 3,76 miliar saham atau setara 11,10%, dari sebelumnya 3,39 miliar saham atau 10,03%. Transaksi ini menegaskan komitmen Grab untuk memperkuat posisi investasinya di bank digital hasil kolaborasi dengan Emtek.
Struktur Kepemilikan Superbank Melibatkan Berbagai Investor
Selain Grab, kepemilikan Superbank berada di tangan PT Kudo Teknologi Indonesia, Grup Emtek melalui PT Elang Media Visitama, Singtel melalui Singtel Alpha Investment Pte. Ltd., KakaoBank Corp., dan GXS Bank Pte. Ltd. Struktur kepemilikan ini menunjukkan kolaborasi multi-institusi dalam mengembangkan ekosistem perbankan digital di Indonesia, yang semakin menarik minat investor strategis.
Transaksi Grab Dorong Minat Investor Lain di Saham Bank Digital
Aksi borong saham oleh Grab ini memberikan sinyal positif bagi pasar modal, terutama untuk saham-saham bank digital. Investor melihat peluang pertumbuhan dan potensi kolaborasi strategis antara perusahaan teknologi dan lembaga keuangan tradisional. Langkah ini diproyeksikan dapat memperkuat likuiditas saham SUPA sekaligus mendukung ekspansi digital banking di Indonesia.
