Investor Asing Borong ASII dan BBRI, Lepas BBCA Rp 444 Miliar

IHSG Cetak Rekor, Investor Asing Catat Net Sell Rp 710 Miliar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (19/1/2026) dengan penguatan 0,64% atau 58,47 poin ke level 9.133,87, mencetak rekor penutupan tertinggi sepanjang masa. Meskipun IHSG reli, investor asing tetap melakukan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 710,51 miliar, dengan Rp 542,75 miliar berasal dari pasar reguler dan Rp 167,76 miliar dari pasar negosiasi.
BBCA Menjadi Saham Paling Banyak Dilepas Asing
Saham Bank Central Asia (BBCA) menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan net sell Rp 444,73 miliar. Disusul saham GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) senilai Rp 143,67 miliar dan Telkom Indonesia (TLKM) Rp 134,75 miliar. Pelepasan saham ini terjadi meskipun IHSG menunjukkan tren penguatan yang kuat, menandakan pergerakan dana asing tetap selektif.
ASII dan BBRI Jadi Incaran Investor Asing
Di sisi lain, saham Astra International (ASII) mencatat net buy asing sebesar Rp 131,01 miliar. Vale Indonesia (INCO) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) juga ramai diburu asing, masing-masing dengan net buy Rp 120,42 miliar dan Rp 92,37 miliar. Aksi beli ini memperlihatkan fokus investor pada saham-saham blue chip dengan prospek fundamental yang solid.
Transaksi Saham Mencapai Rp 35,92 Triliun
Selama perdagangan hari ini, sebanyak 377 saham naik, 318 turun, dan 110 saham tidak bergerak. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 35,92 triliun dengan 85,35 miliar saham berpindah tangan dalam 3,93 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar ikut terdorong naik menjadi Rp 16.807 triliun, mendekati nilai US$ 1 triliun.
Saham BUMI Masih Menjadi Fokus Perdagangan
Saham Bumi Resources (BUMI) tetap menjadi yang paling ramai diperdagangkan. Transaksi di pasar reguler mencapai Rp 4,82 triliun, sedangkan di pasar negosiasi Rp 6,92 triliun. Total transaksi BUMI hari ini hampir sepertiga dari total transaksi seluruh Bursa, menunjukkan likuiditas tinggi dan minat investor yang besar.
Sektor Properti dan Energi Mendukung Kenaikan IHSG
Mayoritas sektor perdagangan bergerak di zona hijau, dengan properti dan energi mencatatkan penguatan tertinggi. Sementara sektor kesehatan dan infrastruktur mengalami koreksi terdalam. Saham-saham milik konglomerat Prajogo Pangestu ikut menguat, sedangkan ASII melonjak setelah mengumumkan kesiapan melakukan buyback saham jika kondisi pasar berfluktuasi.
