IHSG Cetak Rekor, Lima Saham Ini Dorong Kenaikan Indeks

IHSG Menguat 0,64% ke Level 9.133,88 Berkat Saham Kapitalisasi Besar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (19/1) di zona hijau dengan kenaikan 0,64% ke level 9.133,88. Penguatan indeks ditopang saham-saham berkapitalisasi besar, termasuk ASII yang melonjak 4,96%, DSSA naik 0,96%, dan VKTR menguat 0,90%. Sementara itu, AMMN turun 4,67%, BREN melemah 1,29%, dan TLKM terkoreksi 1,09%, memberikan tekanan terhadap indeks.
Investor Asing Catatkan Net Sell di Pasar Reguler
Meskipun IHSG menguat, investor asing masih mencatatkan arus dana keluar. Data menunjukkan net sell asing mencapai Rp 542,75 miliar di pasar reguler, sementara total pasar mencatat net sell Rp 710,51 miliar. Kondisi ini menandakan meski indeks naik, aliran dana asing tetap memberi tekanan terhadap pasar.
Sektor Consumer Cyclicals Tunjukkan Penguatan Tertinggi
Dari sisi sektoral, enam dari sebelas sektor berakhir di zona positif. Sektor transportasi melemah 1,23%, menjadi sektor paling tertekan, sedangkan sektor consumer cyclicals memimpin penguatan dengan kenaikan 2,45%. Tren ini mencerminkan pergerakan saham yang beragam dan sektor-sektor yang mendukung kenaikan IHSG.
INCO Catat Kinerja Positif Didukung Produksi Nikel
Vale Indonesia (INCO) melaporkan pendapatan USD 902 juta atau Rp 15,03 triliun sepanjang periode 11M25. Kinerja ini didorong oleh peningkatan volume produksi dan penjualan nikel matte masing-masing 3,00% dan 2,00% year-to-date. Penjualan bijih nikel saprolit tercatat mencapai 1,91 juta wet metric ton. Meski harga nikel menurun menjadi USD 15.203,58 per metrik ton pada 2025, proyeksi 2026 menunjukkan harga nikel global berpotensi naik menjadi USD 17.055,93 per metrik ton.
BNBR Siapkan Rights Issue Pasca Akuisisi CCT
Bakrie & Brothers (BNBR) berencana melaksanakan rights issue dengan menerbitkan maksimal 90 miliar saham baru setelah menyelesaikan akuisisi Cimanggis Cibitung Tollways (CCT) senilai Rp 1 triliun. Rights issue ini menunggu persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 27 Februari. Pemegang saham yang tidak berpartisipasi berpotensi terdilusi hingga 33,33%. Secara teknikal, pergerakan saham BNBR membentuk pola swing high dengan kemungkinan koreksi menuju area 183.
Rekomendasi Saham Hari Ini Menyasar Potensi Keuntungan
Mega Capital Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk dicermati investor, termasuk BWPT, PIPA, MYOR, ICBP, dan BRPT, dengan target harga dan level stop loss yang disesuaikan. Investor diingatkan untuk menilai profil risiko dan tujuan keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.
