IHSG Menguat ke 9.064 pada Pembukaan Perdagangan saat Saham MBMA hingga IRSX Melonjak

IHSG Membuka Perdagangan dengan Penguatan di Awal Sesi
JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan kembali melanjutkan tren positif pada awal perdagangan Kamis (15/1/2026). IHSG dibuka menguat 0,35% ke level 9.064,43, melanjutkan momentum reli setelah indeks mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada penutupan sehari sebelumnya.
Data RTI Business menunjukkan IHSG menguat 31,85 poin pada pukul 09.01 WIB dengan rentang pergerakan di kisaran 9.058 hingga 9.081. Aktivitas perdagangan tercatat cukup aktif dengan volume mencapai 1,82 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp1,22 triliun. Frekuensi transaksi menembus 143.669 kali, mencerminkan tingginya minat investor pada awal sesi.
Mayoritas saham bergerak di zona hijau dengan 295 emiten menguat, sementara 148 saham melemah dan 219 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia tercatat mencapai Rp16.511 triliun.
Saham MBMA, NCKL, dan IRSX Memimpin Penguatan Pagi Hari
Dari kelompok saham berkapitalisasi besar, sejumlah emiten mencatatkan kenaikan signifikan. Saham Merdeka Battery Materials (MBMA) menguat 4,55% ke level Rp805 per saham. Saham Harita Nickel (NCKL) juga melesat 5,67% ke posisi Rp1.490 per saham.
Sementara itu, saham Folago Global Nusantara (IRSX) mencuri perhatian dengan lonjakan 22,41% ke level Rp710 per saham. Di sisi lain, beberapa saham justru bergerak melemah, seperti BUMI yang turun 0,47% ke Rp420 dan TLKM yang terkoreksi 0,27% ke Rp3.640 per saham.
Pada jajaran top gainers, saham SOHO melonjak 24,92% ke level Rp4.010 per saham. Saham ROCK menguat 24,50%, sedangkan AYLS mencatatkan kenaikan 22,48% pada perdagangan pagi ini.
Analis Memproyeksikan IHSG Berpeluang Lanjut Menguat
Tim Analis MNC Sekuritas menilai IHSG masih memiliki ruang penguatan setelah berhasil memecahkan rekor all time high. Peningkatan volume beli dinilai mengonfirmasi fase awal tren lanjutan, dengan potensi penguatan menuju area 9.077 hingga 9.100.
Level support IHSG diperkirakan berada di kisaran 8.908 hingga 8.852, sementara resistance terdekat berada di rentang 9.077 hingga 9.100. Sejumlah saham seperti BREN, BRIS, PGEO, dan WIIM direkomendasikan untuk dicermati investor pada perdagangan hari ini.
