IHSG Dibuka Melemah 0,82 Persen ke Level 7.217, Saham Big Caps Serentak Terkoreksi

IHSG Melemah di Awal Perdagangan Seiring Tekanan pada Mayoritas Saham
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung bergerak di zona merah saat pembukaan perdagangan Kamis, 9 April 2026 di Jakarta. IHSG tercatat turun 0,82 persen ke posisi 7.217,50 pada pukul 09.17 WIB.
Pergerakan ini terjadi di tengah dominasi saham yang melemah di pasar. Data perdagangan menunjukkan sebanyak 315 saham mengalami penurunan, sementara 222 saham menguat dan 179 saham bergerak stagnan. Kondisi ini menandakan tekanan jual masih cukup kuat sejak awal sesi.
Saham Big Caps Menekan Pergerakan IHSG pada Sesi Pembukaan
Sejumlah saham berkapitalisasi besar langsung mencatatkan koreksi dan menjadi penekan utama indeks. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) turun 0,63 persen ke level Rp3.140.
Selanjutnya, saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) melemah 1,40 persen ke Rp4.930. Tekanan juga terjadi pada saham PT Astra International Tbk. (ASII) yang terkoreksi 1,61 persen ke posisi Rp6.100. Pelemahan saham-saham unggulan ini berkontribusi besar terhadap penurunan IHSG di awal perdagangan.
Analis Memproyeksikan IHSG Masih Rawan Melanjutkan Koreksi
Di sisi lain, MNC Sekuritas menilai pergerakan IHSG masih berada dalam fase yang rentan terhadap koreksi lanjutan. Mereka mengamati bahwa penguatan pada perdagangan sebelumnya memang didukung oleh peningkatan volume pembelian, namun laju indeks masih tertahan oleh indikator rata-rata pergerakan 20 hari atau MA20.
Berdasarkan analisis teknikal, posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada dalam bagian wave (v) dari wave [c] dari wave A. Oleh karena itu, indeks berpotensi melemah menuju area 6.745 hingga 6.849 sebagai skenario lanjutan.
Analis Menyebut Peluang Penguatan Masih Terbuka dalam Skenario Terbaik
Meski demikian, analis juga membuka peluang skenario alternatif yang lebih positif. Dalam kondisi terbaik, IHSG dinilai telah menyelesaikan fase wave A, sehingga berpotensi melanjutkan penguatan menuju kisaran 7.323 hingga 7.450.
Dengan demikian, pelaku pasar saat ini masih mencermati arah pergerakan indeks secara hati-hati. Dinamika global serta kekuatan sentimen domestik akan menjadi faktor penentu apakah IHSG mampu berbalik menguat atau justru melanjutkan tren koreksi dalam waktu dekat.
