Prajogo Pangestu Terus Mengakumulasi Saham BREN dengan Tambahan 1 Juta Lembar

Prajogo Pangestu Menambah Kepemilikan Saham Barito Renewables pada Januari 2026
Konglomerat Prajogo Pangestu kembali memperkuat kepemilikannya di PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) dengan melakukan pembelian saham sepanjang Januari 2026. Aksi terbaru terjadi pada perdagangan Jumat (15/1/2026) ketika Prajogo memborong 1 juta lembar saham BREN untuk investasi pribadi. Langkah ini menegaskan konsistensi Prajogo dalam mengoleksi saham emiten energi terbarukan yang berada di bawah Grup Barito.
Prajogo Pangestu Menggelontorkan Dana Rp9,60 Miliar untuk Transaksi Bertahap
Dalam transaksi tersebut, Prajogo Pangestu melakukan pembelian saham secara bertahap melalui tujuh kali transaksi dengan variasi harga. Total dana yang dikeluarkan mencapai Rp9,60 miliar. Setelah aksi ini, jumlah saham BREN yang dimiliki Prajogo meningkat dari 139.789.700 lembar menjadi 140.789.700 lembar saham. Kepemilikan tersebut setara dengan 0,105% dari total saham beredar perseroan.
Manajemen BREN Menegaskan Tujuan Investasi Bersifat Pribadi
Manajemen Barito Renewables Energy dalam laporan keterbukaan informasi menyampaikan bahwa transaksi pembelian saham tersebut dilakukan Prajogo Pangestu untuk tujuan investasi pribadi. Penegasan ini menyusul meningkatnya perhatian pasar terhadap pergerakan saham BREN yang kerap dikaitkan dengan aksi pemegang saham utama.
Aksi Borong Saham Sebelumnya Mengerek Harga Saham BREN
Sebelum transaksi 15 Januari 2026, Prajogo Pangestu juga tercatat membeli 1.330.000 lembar saham BREN pada perdagangan 13 Januari 2026 di kisaran harga Rp8.800 hingga Rp9.025 per saham. Penambahan kepemilikan tersebut berkontribusi pada penguatan harga saham BREN pada perdagangan berikutnya. Data Bursa Efek Indonesia mencatat saham BREN naik dari Rp9.200 pada Selasa (13/1) menjadi Rp9.650 per saham pada Rabu (14/1/2026).
Kenaikan Harga Saham Menambah Nilai Kekayaan Prajogo Pangestu
Kenaikan harga saham BREN memberikan keuntungan signifikan bagi Prajogo Pangestu. Dengan mayoritas transaksi sebelumnya dilakukan di bawah Rp9.000 per saham, lonjakan harga membuat nilai investasi Prajogo bertambah sekitar Rp831,25 juta hanya dalam satu hari perdagangan. Berdasarkan data Forbes per 18 Januari 2026, Prajogo Pangestu tercatat sebagai orang terkaya kedua di Indonesia dengan kekayaan mencapai US$34,4 miliar dan menempati peringkat ke-60 orang terkaya di dunia.
