IHSG Menguat ke 8.948, Analis Soroti Target Harga PGEO dan AADI

IHSG menutup perdagangan dengan penguatan didorong saham berkapitalisasi besar
Jakarta — Indeks Harga Saham Gabungan mengakhiri perdagangan Selasa, 13 Januari 2026, di zona hijau setelah menguat 0,72% ke level 8.948,30. Penguatan indeks terjadi seiring kenaikan sejumlah saham berkapitalisasi besar yang kembali menjadi motor pasar di tengah sentimen global yang beragam.
Saham Astra International mencatat lonjakan 4,29% dan memberi kontribusi signifikan terhadap pergerakan indeks. Kinerja positif juga datang dari Telkom Indonesia yang menguat 2,84%, sementara Merdeka Battery Materials melonjak 19,23% dan menjadi salah satu penggerak utama penguatan IHSG pada penutupan perdagangan.
Investor asing membukukan beli bersih dan memperkuat sentimen pasar
Di tengah penguatan indeks, aliran dana asing menunjukkan minat yang solid. Investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp1,45 triliun di pasar reguler. Jika dihitung secara keseluruhan di seluruh pasar, total net buy asing mencapai Rp1,99 triliun, mencerminkan kepercayaan terhadap prospek jangka menengah pasar saham domestik.
Secara sektoral, mayoritas sektor bergerak di zona positif. Sektor basic materials mencatat kenaikan tertinggi sebesar 2,67%, sementara sektor consumer cyclicals menjadi satu-satunya sektor dengan pelemahan terdalam setelah turun 1,85%. Di sisi lain, tekanan masih terlihat pada saham-saham tertentu seperti BRMS, BUMI, dan IMPC yang masing-masing mencatat koreksi signifikan.
Emiten mencatatkan ekspansi bisnis dan memperkuat prospek pertumbuhan
Dari sisi korporasi, PT Solusi Sinergi Digital Tbk menjalin kerja sama strategis dengan Pos Properti Indonesia untuk mempercepat pengembangan infrastruktur internet nasional. Melalui kolaborasi ini, perusahaan akan memanfaatkan ribuan aset properti untuk pembangunan BTS dan penempatan perangkat jaringan, yang diharapkan mendorong pemerataan akses fixed broadband serta mendukung proyek Internet Rakyat yang ditargetkan meluncur pada kuartal I 2026.
Sementara itu, PT Imago Mulia Persada Tbk menargetkan pendapatan hingga Rp100 miliar pada tahun ini. Target tersebut didorong oleh ekspansi bisnis ritel furnitur, termasuk pengoperasian flagship store B&B Italia Jakarta. Kinerja keuangan perseroan juga menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan pendapatan dan laba yang solid sepanjang 2024 hingga semester pertama 2025.
Analis merekomendasikan saham dengan target harga jangka pendek
Berdasarkan analisis Mega Capital Sekuritas, sejumlah saham dinilai menarik untuk dicermati. Saham Pertamina Geothermal Energy dipandang memiliki potensi kenaikan dengan area beli di kisaran 1.255 hingga 1.270 dan target harga hingga 1.350. Selain itu, saham Adaro Andalan Indonesia juga masuk radar analis dengan target penguatan menuju area 7.800 seiring prospek sektor energi yang masih solid.
