Investor Asing Gencar Jual Saham BBRI dan Tekan Harga di Sesi I Perdagangan

Investor asing melepas saham BBRI dalam jumlah besar saat perdagangan berlangsung
JAKARTA – Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengalami tekanan pada sesi I perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (9/4/2026), seiring aksi jual besar-besaran yang dilakukan investor asing. Aktivitas ini mendorong posisi BBRI masuk dalam daftar saham dengan net sell terbesar berdasarkan volume.
Data perdagangan BEI yang dilansir melalui Stockbit Sekuritas menunjukkan investor asing mencatatkan jual bersih atau net sell mencapai 84.209.605 saham. Angka tersebut menempatkan BBRI sebagai salah satu saham dengan tekanan jual asing paling signifikan pada sesi tersebut.
Penurunan harga saham BBRI mengikuti derasnya aksi jual di pasar reguler
Sejalan dengan tekanan jual tersebut, harga saham BBRI turun 1,8% ke level Rp3.280 hingga sesi I berlangsung. Penurunan ini mencerminkan respons pasar terhadap dominasi aksi lepas saham oleh investor asing dalam jumlah besar.
Di sisi lain, aktivitas perdagangan saham BBRI tergolong tinggi. Sebanyak 204,2 juta saham berpindah tangan dengan frekuensi mencapai 43,2 ribu kali transaksi. Nilai transaksi yang tercatat pun cukup besar, yakni mencapai Rp672,5 miliar, menandakan likuiditas saham tetap terjaga meskipun berada dalam tekanan.
Tren penjualan asing berlanjut dari perdagangan sebelumnya
Aksi jual yang terjadi pada Kamis ini melanjutkan tren dari perdagangan sebelumnya. Pada Rabu (8/4/2026), investor asing juga tercatat melakukan net sell saham BBRI dengan nilai mencapai Rp365,7 miliar.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tekanan dari investor asing tidak terjadi secara sporadis, melainkan berlangsung secara berkelanjutan dalam beberapa hari terakhir. Hal ini turut memengaruhi pergerakan harga saham yang cenderung melemah.
Analis memproyeksikan potensi kenaikan saham BBRI dalam jangka pendek
Meski berada dalam tekanan, analis dari CGS International Sekuritas Indonesia masih melihat peluang penguatan harga saham BBRI. Dalam risetnya untuk perdagangan Kamis (9/4/2026), mereka memperkirakan target harga terdekat berada di kisaran Rp3.363 hingga Rp3.387.
Secara teknikal, analis juga mencatat area support saham BBRI berada di rentang Rp3.307 hingga Rp3.323. Level ini menjadi acuan penting bagi pelaku pasar untuk mencermati arah pergerakan selanjutnya.
Dengan demikian, meskipun saat ini tekanan jual masih mendominasi, potensi rebound tetap terbuka apabila sentimen pasar membaik dan aksi jual mulai mereda.
