Saham INKP Milik Grup Sinar Mas Tampil Murah Meski Kinerja Tetap Solid

Saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menarik perhatian pasar karena dinilai masih berada pada level valuasi yang murah meskipun kinerja keuangan perusahaan tetap solid. Emiten Grup Sinar Mas ini juga mencatat return on equity (ROE) yang tergolong baik, sehingga masuk radar investor sebagai saham berkapitalisasi besar yang menarik.
Berdasarkan data Stockbit Sekuritas per Senin, 30 Maret 2026, rasio price to earnings (PE) INKP secara trailing twelve months (TTM) berada di level 7,25 kali. Angka ini mencerminkan valuasi yang relatif rendah dibandingkan kinerja perusahaan.
Pergerakan Saham INKP Menunjukkan Tren Fluktuatif dalam Jangka Pendek
Pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, saham INKP berada di level Rp9.900 atau menguat tipis 0,25%. Dalam sepekan terakhir, saham ini mencatat kenaikan sebesar 4,2%.
Namun demikian, dalam periode satu bulan, harga saham INKP terkoreksi cukup dalam hingga 14,6%. Meski begitu, secara year to date (ytd), saham ini masih mencatatkan kenaikan sebesar 16,4%, yang menunjukkan tren jangka menengah tetap positif.
Indah Kiat Mencatat Pertumbuhan Laba Bersih Sepanjang 2025
Kinerja keuangan INKP menunjukkan perbaikan sepanjang tahun 2025. Perusahaan membukukan laba bersih sebesar US$453,3 juta, meningkat 6,84% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$424,3 juta.
Di sisi pendapatan, INKP mencatat penjualan bersih sebesar US$3,17 miliar, sedikit menurun 0,6% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar US$3,19 miliar. Meski terjadi penurunan tipis pada pendapatan, perusahaan mampu menjaga profitabilitas.
Perusahaan Menekan Beban dan Mendorong Kenaikan Laba Usaha
INKP berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi US$2,14 miliar dari sebelumnya US$2,17 miliar. Efisiensi ini mendorong laba kotor naik tipis menjadi US$1,02 miliar dari US$1,01 miliar.
Selain itu, beban penjualan turun menjadi US$209,59 juta dari US$217,5 juta, sementara beban umum dan administrasi juga menurun menjadi US$144,4 juta dari US$148,1 juta. Total beban usaha tercatat sebesar US$354,02 juta, lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya sebesar US$365,7 juta.
Efisiensi tersebut mendorong laba usaha meningkat menjadi US$667,7 juta dari US$652,89 juta pada periode sebelumnya.
INKP Memperkuat Struktur Keuangan melalui Peningkatan Aset dan Ekuitas
Dari sisi neraca, INKP mencatat peningkatan total ekuitas menjadi US$6,84 miliar dari sebelumnya US$6,4 miliar. Liabilitas perusahaan juga naik menjadi US$5,5 miliar dibandingkan akhir 2024 sebesar US$5,36 miliar.
Sementara itu, total aset perusahaan meningkat menjadi US$12,3 miliar dari sebelumnya US$11,7 miliar. Kenaikan ini menunjukkan ekspansi dan penguatan struktur keuangan yang berkelanjutan.
Dengan kombinasi valuasi yang relatif murah dan kinerja keuangan yang tetap terjaga, saham INKP dinilai masih memiliki daya tarik bagi investor yang mencari peluang di segmen saham big cap.
