Liputan6.com, Jakarta – Saham PT Timah Tbk (TINS) menguat 2,96% hingga akhir perdagangan sesi pertama pada Jumat, 14 Agustus 2026. Pergerakan tersebut terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto menyebut kinerja PT Timah dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR.
Mengutip data RTI, saham TINS naik 110 poin dari pembukaan Rp3.720 menjadi Rp3.830 per saham. Sepanjang sesi pertama, TINS sempat turun ke level Rp3.710 sebelum kembali menguat dan mencapai posisi tertinggi Rp3.870.
Investor memperdagangkan saham TINS sebanyak 11.271 kali dengan volume 501.183 saham. Nilai transaksi saham tersebut mencapai Rp190,2 miliar.
Prabowo turut menyoroti pencapaian PT Timah sepanjang enam bulan pertama 2026. Ia menyebut perusahaan membukukan keuntungan Rp2,7 triliun atau meningkat sembilan kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Prabowo juga menyampaikan bahwa valuasi PT Timah meningkat 280% pada Agustus 2026 dibandingkan 2025. Pernyataan tersebut turut menarik perhatian pelaku pasar terhadap pergerakan saham TINS.
Saham SMGR Ikut Menguat Setelah Prabowo Menyoroti Kinerjanya
Selain TINS, saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) juga menguat pada perdagangan sesi pertama. SMGR naik 3,31% ke level Rp1.560 per saham setelah sempat dibuka pada Rp1.515.
Saham SMGR bergerak di rentang Rp1.495 hingga Rp1.575. Investor mencatat 2.069 kali transaksi dengan volume 126.896 saham dan nilai transaksi mencapai Rp19,5 miliar.
Prabowo turut menyinggung kinerja Semen Indonesia dengan menyebut keuntungan perusahaan meningkat 408%.
Saham GIAA Naik Setelah Perdagangan Sempat Melemah
Saham PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) juga mencatat penguatan 1,39% menjadi Rp73 per saham. Pada awal perdagangan, GIAA sempat turun hingga Rp68 sebelum kembali naik dan menyentuh level tertinggi Rp77.
GIAA membuka perdagangan di posisi Rp72 per saham. Investor melakukan 13.380 transaksi dengan volume 7.094.547 saham. Nilai transaksi GIAA mencapai Rp51,8 miliar.
Pergerakan saham TINS, SMGR, dan GIAA menunjukkan respons pasar setelah Prabowo menyoroti kinerja sejumlah perusahaan dalam pidato kenegaraan.
