WKM Resmi Akuisisi ASLI, Tebus Saham Rp11 per Lembar

WKM Caplok Mayoritas Saham ASLI dalam Transaksi Negosiasi
PT Wahana Konstruksi Mandiri (WKM) mengumumkan resmi mengakuisisi PT Asri Karya Lestari Tbk (ASLI) setelah membeli 3,92 miliar saham atau setara 62,72% milik Sudjatmiko pada 19 Januari 2026. Transaksi berlangsung di pasar negosiasi, sedikit lebih rendah dari rencana awal 4,35 miliar saham atau 69,52%. Akuisisi ini menandai perubahan pengendali langsung ASLI dari Sudjatmiko ke WKM.
WKM Penuhi Ketentuan POJK dan Siapkan Tender Wajib
Direktur ASLI, Yudra Saputra, menyatakan WKM akan mematuhi Peraturan OJK Nomor 9/POJK.04/2018 terkait pengambilalihan perusahaan terbuka, termasuk pelaksanaan Tender Wajib bagi pemegang saham minoritas. WKM menargetkan menyelesaikan seluruh prosedur agar kepemilikan terpusat dan operasional perusahaan lebih terintegrasi.
Nilai Akuisisi Capai Rp43,12 Miliar, Tujuannya Perluas Usaha Konstruksi
Direktur WKM, Peter Handika, menjelaskan tujuan akuisisi untuk memperluas usaha WKM yang bergerak di sektor konstruksi. Peter menekankan kolaborasi ini akan memadukan pengalaman ASLI dan WKM, meningkatkan kapasitas dan kompetensi perusahaan di industri konstruksi.
WKM Siapkan Tender Wajib untuk Sisa Saham Minoritas
Sebagai pengendali baru, WKM akan melakukan Tender Wajib terhadap sisa saham ASLI yang dimiliki pemegang minoritas sesuai ketentuan POJK 9/2018. Langkah ini bertujuan memberikan kesempatan yang adil bagi pemegang saham minoritas untuk melepas sahamnya dengan harga wajar.
Profil WKM dan Penerima Manfaat Akhir
WKM berdiri pada 2021 dan berbasis di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Perusahaan berfokus pada konstruksi, dan penerima manfaat akhir adalah Hariono. Akuisisi ini menegaskan ekspansi WKM dalam memperkuat posisinya di sektor konstruksi nasional.
