IHSG Melanjutkan Kenaikan pada Perdagangan Kamis 11 Desember 2025
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
Indeks Harga Saham Gabungan melanjutkan tren kenaikan pada perdagangan Kamis, 11 Desember 2025. Sentimen positif pasar domestik menguat setelah bursa global bergerak solid menyusul keputusan bank sentral Amerika Serikat memangkas suku bunga acuan. Kondisi tersebut mendorong investor kembali memburu saham berisiko dan menopang pergerakan indeks sejak pembukaan.
Berdasarkan data RTI, IHSG dibuka menguat 64 poin ke posisi 8.764 dari penutupan sebelumnya di level 8.700. Hingga pukul 09.44 WIB, indeks masih bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,42 persen ke posisi 8.737. Sejalan dengan itu, indeks LQ45 juga bergerak naik tipis 0,14 persen ke level 858, meski pergerakan indeks sektoral terpantau bervariasi.
Pelaku Pasar Mengerek IHSG di Tengah Sentimen Global Positif
Kenaikan IHSG hari ini mengikuti reli Wall Street dan mayoritas bursa Asia yang merespons positif kebijakan pelonggaran moneter The Federal Reserve. Sentimen global tersebut memberi ruang bagi investor untuk kembali masuk ke pasar saham domestik, meskipun volatilitas masih membayangi perdagangan jangka pendek.
Sepanjang sesi pagi, IHSG bergerak di rentang terendah 8.725,87 dan tertinggi 8.776,97. Sebanyak 302 saham mencatatkan penguatan, sementara 248 saham melemah dan 156 saham bergerak stagnan. Aktivitas transaksi terbilang aktif dengan frekuensi perdagangan mencapai 851.615 kali, volume 15 miliar saham, serta nilai transaksi harian sekitar Rp 8,5 triliun. Pada saat yang sama, nilai tukar dolar Amerika Serikat bergerak di kisaran Rp 16.646 per dolar AS.
Sektor Infrastruktur Memimpin Kenaikan IHSG
Dari sisi sektoral, saham infrastruktur tampil sebagai penopang utama indeks dengan lonjakan 4,04 persen dan menjadi sektor dengan kenaikan tertinggi. Selanjutnya, sektor energi menguat 1,16 persen, sektor industri naik 1,15 persen, serta sektor bahan baku dan keuangan masing-masing mencatatkan penguatan moderat.
Sebaliknya, tekanan terbatas muncul pada sektor consumer nonsiklikal yang melemah 0,23 persen dan sektor teknologi yang turun 0,10 persen. Pergerakan tersebut mencerminkan rotasi sektor yang masih berlangsung di tengah perubahan sentimen global.
Saham PANI Menguat Seiring Minat Beli Investor
Di jajaran saham individual, saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk tercatat menguat 0,93 persen ke posisi Rp 13.550 per saham. Saham tersebut sempat bergerak di rentang Rp 13.475 hingga Rp 13.600 dengan nilai transaksi mencapai Rp 10,7 miliar. Penguatan ini menunjukkan minat beli investor masih terjaga pada saham-saham tertentu di tengah tren penguatan IHSG.
