Multitrend Indo Siapkan Rights Issue untuk Akuisisi Perusahaan Mainan
Emiten Mothercare merancang penambahan modal untuk mengambil alih Emway Globalindo
PT Multitrend Indo Tbk. (BABY) menyiapkan aksi korporasi penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu atau rights issue. Dari Jakarta, pada Jumat 19 Desember 2025, manajemen menyampaikan langkah ini untuk mengakuisisi PT Emway Globalindo (EGI), perusahaan distribusi mainan dan produk gaya hidup anak. Melalui strategi tersebut, perseroan menargetkan penguatan bisnis inti ritel anak dan perluasan sumber pertumbuhan pendapatan.
Manajemen BABY mengalokasikan dana hampir Rp270 miliar untuk transaksi
Manajemen BABY menetapkan nilai transaksi pengambilalihan EGI sekitar Rp269,99 miliar. Nilai ini terdiri atas setoran modal selain uang atau inbreng senilai Rp129,99 miliar serta pembelian sisa saham Rp139,99 miliar. Perseroan merencanakan pembiayaan pembelian saham tersebut melalui fasilitas pinjaman perbankan untuk menjaga fleksibilitas struktur modal.
Rights issue membawa BABY menguasai hampir seluruh saham EGI
Melalui pelaksanaan rights issue, Multitrend Indo akan mengambil alih 99,99% saham EGI sehingga perusahaan tersebut resmi menjadi anak usaha. Perseroan menyepakati harga pelaksanaan rights issue sebesar Rp590 per saham. Dengan struktur ini, BABY menargetkan konsolidasi bisnis yang lebih efisien sekaligus memperluas jaringan distribusi produk anak.
Transaksi akuisisi memenuhi kriteria transaksi material dan afiliasi
Manajemen BABY menjelaskan nilai transaksi pengambilalihan EGI melampaui 50% ekuitas perseroan sehingga masuk kategori transaksi material sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan. Selain itu, transaksi ini juga berstatus transaksi afiliasi karena pihak penjual saham EGI merupakan pemegang saham pengendali BABY, yaitu Blooming Years Pte. Ltd.
Perseroan menjadwalkan RUPSLB untuk meminta persetujuan pemegang saham
Sejalan dengan ketentuan regulasi, Multitrend Indo akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Perseroan merencanakan RUPSLB pada 26 Januari 2026 dan akan melibatkan pemegang saham independen untuk memastikan kepatuhan terhadap prinsip tata kelola perusahaan.
Akuisisi EGI ditargetkan mendorong kinerja dan sinergi usaha
Manajemen BABY memproyeksikan akuisisi EGI meningkatkan nilai perusahaan melalui skala usaha yang lebih besar, kontribusi pendapatan yang stabil, serta peningkatan EBITDA secara bertahap. Selain dampak finansial, perseroan menilai langkah ini memperkuat posisi strategis lewat perluasan jaringan distribusi, peningkatan kapabilitas merchandising dan sourcing, serta penciptaan sinergi operasional dan komersial di seluruh entitas grup.
Multitrend Indo memperkuat portofolio ritel anak di bawah Kanmo Group
Multitrend Indo beroperasi sebagai anak usaha ritel Kanmo Group yang menaungi merek Mothercare, ELC, Gingersnaps, Justice, dan Wilio. Kanmo Group sendiri berada di bawah K. Aloomall Group dan fokus pada distribusi berbagai merek ritel di Indonesia dan India. Dengan akuisisi EGI, BABY mempertegas strategi ekspansi di segmen perlengkapan dan gaya hidup anak.
