ADRO Menetapkan Dividen Interim US$250 Juta untuk Pemegang Saham
Manajemen Alamtri Resources Indonesia mengumumkan pembagian dividen interim 2025
PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) menetapkan pembagian dividen interim tahun buku 2025 senilai US$250 juta. Dari Jakarta, pada Jumat 19 Desember 2025, perusahaan menyampaikan keputusan ini melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia. Dengan asumsi kurs Rp16.700 per dolar AS, nilai dividen tersebut setara sekitar Rp142 per saham dan mencerminkan komitmen perseroan dalam mengembalikan nilai kepada investor.
ADRO menawarkan imbal hasil menarik berdasarkan harga saham
Berdasarkan perhitungan perusahaan, dividen interim ini mencerminkan dividend yield sekitar 7,8% dengan mengacu pada harga penutupan saham ADRO di level Rp1.815 per saham. Angka tersebut menunjukkan daya tarik imbal hasil bagi investor di tengah dinamika sektor tambang. Dengan demikian, kebijakan dividen ini menjadi salah satu sorotan utama pelaku pasar menjelang awal tahun.
Perusahaan menetapkan jadwal cum date dan pembayaran dividen
ADRO menetapkan cum date dividen interim pada 29 November 2025. Selanjutnya, perseroan akan membagikan dividen kepada pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 2 Januari 2026 hingga pukul 16.00 WIB. Manajemen juga menjadwalkan pembayaran dividen pada 15 Januari, sehingga investor dapat memperkirakan arus kas masuk dari aksi korporasi tersebut.
Direksi ADRO memperoleh persetujuan dewan komisaris
Corporate Secretary ADRO, Maharani Cindy Opssedha, menyampaikan bahwa direksi menetapkan pembagian dividen interim setelah memperoleh persetujuan dewan komisaris pada 17 Desember 2025. Keputusan ini menegaskan tata kelola perusahaan yang berjalan sesuai ketentuan serta memastikan kebijakan dividen melalui proses pengambilan keputusan yang sah.
ADRO menggunakan laba tahun buku 2025 sebagai sumber dividen
Manajemen ADRO memutuskan membagikan dividen interim yang bersumber dari laba tahun buku 2025 dengan periode yang berakhir pada 30 September 2025. Dengan nilai US$250 juta, total dividen ADRO setara lebih dari Rp4 triliun. Meski demikian, perseroan menegaskan nilai final dividen dalam rupiah, termasuk kurs acuan serta besaran dividen per saham, akan diumumkan secara resmi pada tahap berikutnya.
Kebijakan dividen menegaskan fokus ADRO pada nilai pemegang saham
Melalui pembagian dividen interim ini, ADRO menegaskan fokus perusahaan pada pengelolaan kinerja keuangan yang disiplin dan berorientasi pada pemegang saham. Di tengah fluktuasi harga komoditas tambang, langkah ini menunjukkan upaya perseroan menjaga kepercayaan investor sekaligus mempertahankan daya tarik saham di pasar modal Indonesia.
