Pengendali Siloam Menambah Kepemilikan dengan Memborong 66,5 Juta Saham SILO
Sight Investment Company Memperkuat Posisi Pengendali di Saham SILO
Pengendali PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO), Sight Investment Company Pte Ltd, kembali memperkuat posisinya dengan menambah kepemilikan saham di emiten rumah sakit tersebut. Langkah ini tercatat melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia yang dirilis pada pertengahan Desember 2025 dan langsung menarik perhatian pelaku pasar.
Transaksi penambahan saham tersebut berlangsung pada 15 Desember 2025. Pada hari itu, Sight Investment Company Pte Ltd memborong sebanyak 66,5 juta lembar saham SILO di harga Rp2.400 per saham. Aksi ini menunjukkan kepercayaan pengendali terhadap prospek bisnis perseroan di tengah dinamika sektor kesehatan.
Transaksi Saham SILO Mendorong Kenaikan Hak Suara Pengendali
Seiring dengan transaksi tersebut, jumlah kepemilikan saham Sight Investment Company Pte Ltd meningkat signifikan. Sebelumnya, pengendali mencatatkan kepemilikan sebanyak 8.251.973.832 saham SILO. Setelah pembelian rampung, total kepemilikan naik menjadi 8.318.473.832 saham.
Kenaikan jumlah saham tersebut turut mendorong peningkatan porsi hak suara. Hak suara Sight Investment Company Pte Ltd naik dari 63,46 persen menjadi 63,97 persen. Perubahan ini semakin mengukuhkan posisi pengendali dalam struktur kepemilikan SILO dan mempertegas kendali strategis terhadap arah perusahaan.
Pemegang Saham Menegaskan Komitmen Menjaga Kendali Perseroan
Dalam keterangan resminya, Sight Investment Company Pte Ltd menegaskan bahwa statusnya tetap sebagai pengendali utama SILO. Pengendali menyatakan komitmen untuk mempertahankan kendali atas perseroan meskipun terus melakukan penyesuaian portofolio investasi.
Transaksi pembelian saham ini dilakukan dengan skema kepemilikan langsung. Pengendali menegaskan tidak menggunakan mekanisme perjanjian pembelian kembali atau repurchase agreement. Tujuan utama transaksi ini murni bersifat investasi jangka panjang.
Pasar Mencermati Aksi Pengendali di Tengah Dinamika Sektor Kesehatan
Aksi borong saham oleh pengendali berlangsung di tengah perhatian pasar terhadap kinerja sektor kesehatan nasional. Siloam sebagai salah satu jaringan rumah sakit terbesar di Indonesia terus menjadi sorotan investor, terutama terkait ekspansi layanan dan keberlanjutan pertumbuhan bisnis.
Langkah pengendali yang menambah kepemilikan saham sering kali dipandang sebagai sinyal positif oleh pasar. Investor menilai aksi ini mencerminkan keyakinan internal terhadap fundamental perusahaan dan prospek kinerja ke depan, terutama dalam menjaga stabilitas operasional dan strategi jangka panjang perseroan.
