Skip to content
HargaSaham
Menu
  • Blog
  • Keuangan
  • Tentang Kami
  • Tips & Saran
  • Kebijakan Privasi
Menu

Investor Ritel Pasar Modal Tembus 21,3 Juta, Sumbang Transaksi Harian Rp 16 T

Posted on 15/02/2026

Investor Ritel Pasar Modal Tembus 21,3 Juta dan Kuasai Transaksi Harian Rp 16 Triliun

Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik (kedua kanan).

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia mencatat jumlah investor ritel pasar modal telah mencapai 21,3 juta hingga Februari 2026. Sepanjang awal tahun ini saja, BEI menambah sekitar 1,3 juta investor baru, setelah pada 2025 lalu jumlah investor bertambah 5,4 juta.

Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyampaikan bahwa lonjakan jumlah investor turut mendorong peningkatan aktivitas transaksi di bursa. Ia mengungkapkan rata-rata nilai transaksi harian sepanjang 2025 berada di level Rp 18,1 triliun per hari. Namun memasuki 2026, angka tersebut melonjak menjadi sekitar Rp 32 triliun per hari.

Jeffrey menjelaskan investor ritel menyumbang 52 persen dari total transaksi harian tersebut. Dengan demikian, investor ritel domestik kini membukukan nilai transaksi sekitar Rp 16 triliun per hari di pasar saham Indonesia.

Ia menyampaikan data tersebut dalam acara Economic Outlook 2026 di Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Februari 2026. Dalam forum itu, ia menegaskan dominasi investor domestik semakin kuat dalam struktur pasar modal nasional.

Investor Domestik Dominasi Pasar dan Dongkrak Aset Lebih dari Rp 100 Triliun

Selain kontribusi ritel yang menembus lebih dari separuh transaksi harian, investor asing tercatat menyumbang sekitar 30 persen. Sementara sisanya berasal dari institusi domestik. Komposisi ini menunjukkan pasar saham Indonesia kini lebih banyak digerakkan oleh pelaku dalam negeri.

Jeffrey juga menyoroti pertumbuhan signifikan dari sisi nilai aset investor ritel. Ia menyebut total aset investor ritel meningkat lebih dari Rp 100 triliun. Kenaikan tersebut memperkuat daya beli pasar dari sisi permintaan sekaligus menambah kedalaman pasar keuangan domestik.

Menurutnya, pertumbuhan jumlah investor dan peningkatan aset tersebut mencerminkan minat masyarakat yang semakin besar terhadap investasi saham. Dengan basis investor yang terus melebar dan kontribusi transaksi yang semakin dominan, BEI optimistis pasar modal Indonesia akan semakin solid dan berdaya tahan menghadapi dinamika global.

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025

Recent Posts

  • Lo Kheng Hong Raup Dividen dari SIMP dan LSIP, Nilainya Tembus Puluhan Miliar Rupiah
  • IHSG Bangkit 1,96% ke Level 5.999, Saham TOWR hingga WIFI Jadi Bintang Penguatan
  • Indeks Bisnis-27 Berbalik Menguat, Saham MIKA, JPFA dan ASII Pimpin Reli Pasar
  • BEI Ubah Klasifikasi Sektor Sejumlah Emiten, Saham HRUM dan ARGO Resmi Beralih Kelompok Industri
  • Indeks Bisnis-27 Kembali Masuk Zona Merah, Saham ANTM, PTBA dan AKRA Jadi Penekan Utama

Recent Comments

    Situs Terkait

    • Situs Berita - Beritakecelakaan : beritakecelakaan.id
    • Situs Berita - Hargasaham : hargasaham.id
    • Situs Berita - Beritapenipuan : beritapenipuan.id
    • Situs Berita - Hargasemen : hargasemen.com
    • Situs Berita - Esports : unequalledmedia.com
    • Situs Berita - Belikaca : belikaca.id
    • Situs Berita - Indonesiafashion : indonesiafashion.com
    ©2026 HargaSaham | Design: Newspaperly WordPress Theme