IHSG Turun ke Level 8.200 pada Pembukaan Perdagangan Jelang Libur Panjang

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan langsung melemah pada awal perdagangan Jumat, 13 Februari 2026. Pelaku pasar melakukan aksi jual sehingga indeks bergerak di zona merah dan turun ke kisaran 8.200 menjelang periode libur panjang.
Berdasarkan data RTI pukul 09.08 WIB, IHSG berada di level 8.201 atau terkoreksi 64 poin setara 0,78 persen. Pada pembukaan, indeks sempat berada di level 8.240 sebelum tekanan jual mendorong pergerakan lebih rendah pada sesi pagi.
IHSG bergerak dalam rentang 8.193 sebagai posisi terendah dan 8.241 sebagai posisi tertinggi pada perdagangan awal. Nilai transaksi mencapai Rp1,65 triliun dengan volume 4,023 miliar lembar saham yang berpindah tangan sebanyak 272.378 kali. Aktivitas tersebut mencerminkan volatilitas yang meningkat di tengah sentimen jelang libur panjang.
Tekanan Saham Melebar Meski Kinerja Mingguan IHSG Masih Positif
Tekanan pasar terlihat dari dominasi saham yang melemah. Sebanyak 367 saham terkoreksi, sementara 164 saham menguat dan 161 saham bergerak stagnan. Komposisi ini menunjukkan pelaku pasar cenderung mengambil posisi aman sebelum jeda perdagangan.
Meski demikian, secara mingguan IHSG masih mencatat kenaikan 3,33 persen. Namun dalam periode bulanan, indeks terkoreksi 9,65 persen sehingga memperlihatkan tekanan yang masih membayangi pasar domestik.
Dalam tiga bulan terakhir, IHSG turun 2,32 persen. Sebaliknya, indeks masih mencatat penguatan 9,27 persen dalam enam bulan dan naik 16,07 persen secara tahunan. Data tersebut menunjukkan tren jangka panjang tetap positif meskipun fluktuasi jangka pendek meningkat.
Dengan pergerakan awal yang melemah, pelaku pasar kini mencermati potensi perubahan sentimen global maupun domestik setelah periode libur panjang berakhir.
