Bursa Saham Asia-Pasifik Turun Imbas Kekhawatiran AI
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3046087/original/088905900_1581323845-20200210-Pasar-Saham-di-Asia-Turun-Imbas-Wabah-Virus-Corona-4.jpg)
JAKARTA – Sebagian besar bursa saham Asia-Pasifik dibuka lebih rendah pada Jumat, 13 Februari 2026, setelah kekhawatiran terhadap gangguan kecerdasan buatan (AI) di Amerika Serikat menekan pasar.
Indeks Utama Asia Menunjukkan Penurunan
Indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,02%, Nikkei 225 Jepang turun 0,58%, dan Topix melemah 0,58%. Kospi Korea Selatan naik 0,35%, sementara Kosdaq turun 1,36%. Kontrak berjangka Hang Seng Hong Kong berada di 26.703, lebih rendah dari penutupan terakhir 27.032,54.
Dampak AI Terhadap Saham AS
Di Wall Street, Dow Jones turun 1,34%, S&P 500 turun 1,57%, dan Nasdaq merosot 2,03%. Penurunan ini dipicu oleh saham Cisco Systems yang turun 12% setelah panduan kuartal mengecewakan. Sektor truk, logistik, properti, dan keuangan juga terdampak oleh kekhawatiran AI.
