Indeks Bisnis-27 Menguat Didukung Lonjakan Saham ADRO, BMRI, dan MEDC

JAKARTA — Indeks Bisnis-27 menutup perdagangan Kamis (12/3/2026) di zona hijau setelah sejumlah saham konstituen utama mencatat penguatan. Kenaikan saham sektor energi dan perbankan menjadi pendorong utama pergerakan indeks pada perdagangan hari ini.
Data dari IDX Mobile menunjukkan Indeks Bisnis-27 naik 0,34 persen atau bertambah 1,69 poin sehingga ditutup di level 496,10. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak dalam rentang 492,70 hingga 500,64.
Aktivitas transaksi juga mencerminkan pergerakan pasar yang cukup aktif. Volume transaksi tercatat mencapai 5,32 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp5,68 triliun. Sementara itu, kapitalisasi pasar indeks Bisnis-27 tercatat berada di level Rp3.726 triliun.
Meski mencatat penguatan pada perdagangan hari ini, pergerakan indeks masih menunjukkan tekanan dalam jangka waktu lebih panjang. Dalam sepekan terakhir, indeks tercatat terkoreksi 2,38 persen, sedangkan dalam satu bulan terakhir penurunannya mencapai 8,80 persen.
Saham Energi dan Perbankan Mendorong Penguatan Indeks
Penguatan indeks terutama didorong oleh sejumlah saham konstituen yang mencatat kinerja positif. Saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) memimpin kenaikan dengan lonjakan 6,38 persen ke level Rp2.500.
Selain itu, saham PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) juga naik 3,90 persen ke posisi Rp1.730. Kenaikan pada sektor energi tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap penguatan indeks.
Di sektor perbankan, saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) meningkat 1,64 persen ke level Rp4.960. Sementara itu, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) turut menguat 1,10 persen ke posisi Rp6.900.
Penguatan indeks juga ditopang oleh sejumlah saham lain seperti PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang naik 3,36 persen ke Rp29.975 serta PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) yang menguat 1,39 persen ke Rp2.910.
Selain itu, saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG), PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF), serta PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga mencatat kenaikan meski dalam persentase yang lebih terbatas.
Secara keseluruhan, sebanyak 11 saham konstituen indeks Bisnis-27 berhasil menguat pada penutupan perdagangan hari ini, sementara 13 saham lainnya mengalami pelemahan dan tiga saham bergerak stagnan.
Sejumlah Saham Tambang dan Konsumer Menekan Pergerakan Indeks
Di sisi lain, sejumlah saham konstituen mencatat koreksi yang menahan kenaikan indeks. Saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) turun 2,02 persen ke level Rp3.890.
Tekanan juga terlihat pada saham sektor perbankan lainnya, seperti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) yang melemah 0,23 persen ke Rp4.280 serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) yang turun 0,28 persen ke Rp3.570.
Selain itu, saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) terkoreksi 2,38 persen ke Rp1.435. Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) juga mengalami penurunan cukup dalam sebesar 3,54 persen ke level Rp218.
Beberapa saham sektor kesehatan dan konsumsi turut bergerak melemah, termasuk PT Medikaloka Hermina Tbk. (HEAL) yang turun 0,77 persen ke Rp1.290 serta PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) yang terkoreksi 0,80 persen ke Rp1.855.
Pergerakan beragam pada saham konstituen tersebut menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi meskipun sebagian sektor mampu mendorong indeks ke zona positif pada perdagangan hari ini.
