Mulia Boga Raya Siapkan Buyback Saham KEJU Senilai Rp28,12 Miliar

PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) menyiapkan aksi pembelian kembali atau buyback saham dengan nilai maksimal Rp28,12 miliar. Rencana tersebut setara dengan sekitar 0,90 persen dari total saham beredar atau sebanyak 50.675.676 saham perseroan.
Perusahaan produsen keju merek Prochiz ini menyampaikan rencana tersebut melalui keterbukaan informasi kepada publik. Manajemen menyatakan bahwa buyback akan menjadi salah satu langkah strategis perusahaan dalam menjaga stabilitas harga saham di pasar.
Perseroan menilai langkah ini penting dilakukan ketika harga saham di pasar tidak sepenuhnya mencerminkan nilai fundamental dan kinerja perusahaan. Dengan mekanisme buyback, perusahaan memiliki fleksibilitas untuk merespons dinamika harga saham secara lebih terukur.
Perseroan Akan Mengajukan Persetujuan Buyback dalam RUPSLB April 2026
Manajemen PT Mulia Boga Raya Tbk berencana mengajukan persetujuan pembelian kembali saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 21 April 2026.
Apabila pemegang saham memberikan persetujuan, perseroan akan melaksanakan program buyback tersebut secara bertahap. Proses pembelian kembali saham akan berlangsung dalam jangka waktu paling lama 12 bulan sejak tanggal persetujuan RUPSLB.
Melalui skema tersebut, perusahaan memiliki ruang waktu yang cukup untuk mengeksekusi aksi korporasi sesuai kondisi pasar dan kebutuhan perusahaan.
Perseroan Akan Menyimpan Saham Hasil Buyback sebagai Saham Treasuri
Direksi perusahaan menyatakan bahwa saham yang diperoleh melalui buyback akan disimpan sebagai saham treasuri. Perseroan berencana menahan saham tersebut untuk jangka waktu maksimal tiga tahun sejak pembelian kembali dilakukan.
Namun demikian, perusahaan tetap memiliki opsi untuk mengalihkan saham treasuri tersebut sewaktu-waktu sesuai ketentuan yang diatur dalam Pasal 21 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 29 Tahun 2023.
Manajemen menegaskan bahwa dewan komisaris dan direksi telah meninjau secara menyeluruh rencana buyback tersebut. Mereka menilai langkah ini mampu memberikan manfaat bagi perusahaan sekaligus melindungi kepentingan seluruh pemegang saham.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, manajemen kemudian merekomendasikan kepada para pemegang saham agar menyetujui rencana pembelian kembali saham perseroan.
Saham KEJU Menguat Tipis di Tengah Tekanan Kinerja Tahunan
Di tengah rencana aksi korporasi tersebut, saham KEJU menunjukkan pergerakan positif pada perdagangan sesi pertama hari ini. Harga saham tercatat naik 0,95 persen ke level Rp530 per saham.
Meskipun demikian, secara kinerja sejak awal tahun atau year to date, saham KEJU masih mengalami penurunan cukup signifikan. Hingga periode perdagangan terbaru, saham perseroan tercatat telah melemah sekitar 22,06 persen.
Kondisi tersebut menjadi salah satu latar belakang perusahaan mempertimbangkan langkah buyback sebagai upaya menjaga stabilitas harga saham sekaligus meningkatkan kepercayaan investor di pasar.
