CIMB Niaga Menjadwalkan RUPS Tahunan 17 April 2026 untuk Bahas Dividen dan Buyback Saham

PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) menetapkan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat, 17 April 2026 di Graha CIMB Niaga, Jakarta Selatan. Perseroan akan membahas berbagai agenda strategis, mulai dari pengesahan laporan keuangan hingga rencana pembelian kembali saham.
Manajemen mengajukan persetujuan atas laporan tahunan serta laporan keuangan konsolidasian untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Selain itu, perseroan juga meminta pembebasan tanggung jawab kepada direksi dan dewan komisaris atas pelaksanaan tugas selama periode tersebut.
CIMB Niaga Mengusulkan Pembagian Dividen dari Laba Bersih 2025
Dalam agenda berikutnya, CIMB Niaga mengusulkan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, termasuk rencana pembagian dividen tunai final kepada para pemegang saham. Perseroan memastikan tidak perlu menambah cadangan wajib karena telah memenuhi ketentuan minimum yang berlaku.
Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada investor sekaligus menjaga struktur permodalan yang sehat.
CIMB Niaga Mengajukan Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
Selain membahas kinerja keuangan, RUPST juga akan memutuskan perubahan susunan pengurus. Perseroan mengusulkan pengangkatan kembali Didi Syafruddin Yahya sebagai Presiden Komisaris, serta menunjuk Sri Widowati dan Farina J. Situmorang sebagai Komisaris Independen.
Di jajaran direksi, CIMB Niaga mengajukan nama Budiman Tanjung sebagai direktur baru. Pengangkatan ini akan berlaku efektif setelah memperoleh persetujuan dari regulator terkait.
CIMB Niaga Mengajukan Program Buyback Saham untuk Remunerasi Manajemen
CIMB Niaga juga akan meminta persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan program pembelian kembali saham dalam jangka waktu maksimal 12 bulan setelah RUPS. Perseroan berencana menggunakan saham hasil buyback tersebut sebagai bagian dari skema remunerasi berbasis saham bagi manajemen.
Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan keselarasan kepentingan antara manajemen dan pemegang saham dalam jangka panjang.
CIMB Niaga Membahas Agenda Tambahan Termasuk Recovery Plan dan Anggaran Dasar
Selain agenda utama, perseroan juga akan membahas pembaruan rencana aksi pemulihan atau recovery plan. Rapat turut mencakup usulan perubahan anggaran dasar serta penyampaian laporan terkait keuangan berkelanjutan.
Melalui rangkaian agenda tersebut, CIMB Niaga berupaya memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus memastikan kesiapan menghadapi dinamika industri perbankan ke depan.
