Investor Asing Gencar Mengoleksi Saham Komoditas saat IHSG Menguat

Investor asing meningkatkan aksi beli pada sejumlah saham unggulan ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada Selasa, 17 Maret 2026. Pergerakan ini menunjukkan minat kuat terhadap saham berbasis komoditas dan sektor tertentu di tengah kondisi pasar yang dinamis.
IHSG berhasil naik 84,5 poin atau 1,2% ke level 7.106,8. Penguatan ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas beli oleh investor asing, khususnya di pasar reguler yang mencatatkan net buy.
Investor Asing Memborong Saham EMAS dan AADI dalam Jumlah Besar
Data Stockbit menunjukkan saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menjadi incaran utama investor asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp 727,8 miliar. Selain itu, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) juga mencatat net buy sebesar Rp 113,6 miliar.
Selanjutnya, saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) turut menarik minat asing dengan net buy sebesar Rp 73 miliar. Pergerakan ini menegaskan bahwa investor global mulai mengakumulasi saham-saham yang dinilai memiliki prospek kuat di tengah sentimen global.
Investor Asing Menyasar Beragam Sektor untuk Diversifikasi Portofolio
Selain tiga saham utama tersebut, investor asing juga aktif mengoleksi saham dari berbagai sektor. Saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat net buy Rp 54,7 miliar, diikuti PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) sebesar Rp 53,9 miliar.
Kemudian, saham PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) dibeli sebesar Rp 42 miliar, disusul PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 34,1 miliar. Aksi beli juga terjadi pada PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) sebesar Rp 19,6 miliar, PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 14,8 miliar, serta PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 14,4 miliar.
Langkah ini mencerminkan strategi diversifikasi investor asing yang tidak hanya fokus pada satu sektor, tetapi juga menyebar risiko ke berbagai lini industri.
Investor Asing Tetap Mencatat Net Sell di Seluruh Pasar
Meskipun aktif melakukan pembelian di pasar reguler, investor asing secara keseluruhan masih mencatatkan net sell sebesar Rp 679,1 miliar di seluruh pasar. Hal ini terjadi akibat aksi jual besar di pasar negosiasi dan tunai yang mencapai Rp 834,4 miliar.
Sementara itu, di pasar reguler sendiri, investor asing membukukan net buy sebesar Rp 155,3 miliar. Perbedaan ini menunjukkan adanya strategi transaksi yang lebih kompleks dalam mengelola portofolio.
IHSG Menguat Didukung Lonjakan Aktivitas dan Mayoritas Saham Naik
Seiring aksi investor asing, aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia meningkat signifikan. Total nilai transaksi mencapai Rp 23,8 triliun dengan volume perdagangan sebesar 28,8 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 1,52 juta kali.
Sebanyak 481 saham berhasil menguat, sementara 226 saham melemah dan 251 saham bergerak stagnan. Kondisi ini mencerminkan dominasi sentimen positif di pasar yang mendorong penguatan indeks secara keseluruhan.
