Skip to content
HargaSaham
Menu
  • Blog
  • Keuangan
  • Tentang Kami
  • Tips & Saran
  • Kebijakan Privasi
Menu

Murah Meriah Saham BMRI, Bakal Terus Diserok

Posted on 04/04/2026

Saham BMRI Tawarkan Valuasi Murah dan Potensi Diserok Investor

Menara Mandiri. (Foto: Bank Mandiri/BMRI)

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menunjukkan valuasi yang semakin menarik di tengah koreksi harga dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini membuat saham BMRI berpotensi terus dilirik dan dikoleksi investor, seiring fundamental perusahaan yang tetap solid.

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas per Rabu, 18 Maret 2026, rasio price to earnings (PE) BMRI secara trailing twelve months (TTM) berada di level 7,8 kali. Angka ini tergolong rendah untuk emiten perbankan besar, sehingga mencerminkan valuasi yang relatif murah.

Pergerakan Harga BMRI Mengalami Koreksi dalam Jangka Pendek

Pada perdagangan Selasa, 17 Maret 2026, saham BMRI ditutup menguat 0,6% ke level Rp 4.730. Namun, dalam sepekan terakhir saham ini masih terkoreksi 3,6% dan dalam sebulan melemah 6,8%.

Selain itu, secara year to date (ytd), saham BMRI telah turun 7,25%. Koreksi ini membuka peluang bagi investor untuk masuk di harga yang lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.

Bank Mandiri Menyiapkan Buyback Saham untuk Menjaga Stabilitas Harga

Bank Mandiri merencanakan aksi buyback saham dengan alokasi dana hingga Rp 1,17 triliun. Perseroan akan melaksanakan program ini setelah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 29 April 2026.

Pelaksanaan buyback dijadwalkan berlangsung mulai 30 April 2026 hingga 29 April 2027. Langkah ini bertujuan menjaga stabilitas harga saham sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan.

Bank Mandiri Mencatat Pertumbuhan Kredit dan Dana Pihak Ketiga yang Kuat

Dari sisi kinerja, Bank Mandiri terus menunjukkan pertumbuhan bisnis yang solid. Hingga Februari 2026, perseroan menyalurkan kredit sebesar Rp 1.513,1 triliun atau tumbuh 15,7% secara tahunan.

Selain itu, dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 1.644,8 triliun atau meningkat 16,3% secara tahunan. Pertumbuhan ini menunjukkan kemampuan Bank Mandiri dalam menjaga ekspansi bisnis sekaligus memperkuat basis pendanaan.

Bank Mandiri Meningkatkan Laba Berkat Akselerasi Layanan Digital

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, menyatakan bahwa kinerja positif perusahaan didorong oleh meningkatnya aktivitas transaksi nasabah, terutama melalui layanan digital.

Hingga Februari 2026, Bank Mandiri mencatat laba bersih sebesar Rp 8,9 triliun atau tumbuh 16,7% secara tahunan. Peningkatan ini sejalan dengan pertumbuhan transaksi melalui platform Livin’ by Mandiri yang turut mendorong pendapatan berbasis komisi.

Dengan fundamental yang kuat dan valuasi yang menarik, saham BMRI berpotensi terus menjadi incaran investor di tengah dinamika pasar.

Archives

  • June 2026
  • May 2026
  • April 2026
  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025
  • November 2025
  • October 2025
  • September 2025
  • August 2025
  • July 2025
  • June 2025
  • May 2025
  • April 2025
  • March 2025

Recent Posts

  • Lo Kheng Hong Raup Dividen dari SIMP dan LSIP, Nilainya Tembus Puluhan Miliar Rupiah
  • IHSG Bangkit 1,96% ke Level 5.999, Saham TOWR hingga WIFI Jadi Bintang Penguatan
  • Indeks Bisnis-27 Berbalik Menguat, Saham MIKA, JPFA dan ASII Pimpin Reli Pasar
  • BEI Ubah Klasifikasi Sektor Sejumlah Emiten, Saham HRUM dan ARGO Resmi Beralih Kelompok Industri
  • Indeks Bisnis-27 Kembali Masuk Zona Merah, Saham ANTM, PTBA dan AKRA Jadi Penekan Utama

Recent Comments

    Situs Terkait

    • Situs Berita - Beritakecelakaan : beritakecelakaan.id
    • Situs Berita - Hargasaham : hargasaham.id
    • Situs Berita - Beritapenipuan : beritapenipuan.id
    • Situs Berita - Hargasemen : hargasemen.com
    • Situs Berita - Esports : unequalledmedia.com
    • Situs Berita - Belikaca : belikaca.id
    • Situs Berita - Indonesiafashion : indonesiafashion.com
    ©2026 HargaSaham | Design: Newspaperly WordPress Theme