Hasnur International Shipping Tetapkan Dividen Tunai dan Tawarkan Valuasi Murah

PT Hasnur International Shipping Tbk (HAIS) menetapkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebagai bentuk komitmen kepada pemegang saham. Perusahaan pelayaran ini mengalokasikan dana sebesar Rp 26,12 miliar atau setara Rp 9,95 per saham.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang berlangsung pada 10 Maret 2026. Perseroan menegaskan bahwa kebijakan ini mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara imbal hasil investor dan penguatan fundamental bisnis.
Perusahaan Menjadwalkan Cum Dividen dan Pembayaran kepada Pemegang Saham
Manajemen HAIS menetapkan jadwal penting terkait pembagian dividen. Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 25 Maret 2026, sementara tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak berlangsung pada 27 Maret 2026.
Selanjutnya, perusahaan akan merealisasikan pembayaran dividen pada 10 April 2026. Jadwal ini memberikan kepastian bagi investor yang ingin memanfaatkan momentum pembagian dividen.
Kinerja Keuangan 2025 Mendorong Pembagian Dividen 30 Persen
Sepanjang tahun 2025, HAIS mencatatkan laba bersih sebesar Rp 87,07 miliar. Dari capaian tersebut, perseroan menetapkan rasio pembagian dividen sebesar 30% dari total laba bersih.
Kinerja ini menunjukkan bahwa perusahaan tetap mampu menjaga profitabilitas di tengah dinamika industri pelayaran. Dengan demikian, pembagian dividen menjadi sinyal positif bagi pasar terhadap kesehatan keuangan perusahaan.
Saham HAIS Menawarkan Yield Menarik dan Valuasi di Bawah Buku
Pada penutupan perdagangan 17 Maret 2026, saham HAIS naik 0,96% ke level Rp 210. Dengan harga tersebut, potensi dividend yield diperkirakan mencapai sekitar 4,73%.
Selain itu, saham HAIS masih diperdagangkan pada valuasi yang relatif murah. Rasio price to book value (PBV) tercatat sebesar 0,71 kali, sementara price earning ratio (PER) berada di level 6,33 kali. Kapitalisasi pasar perseroan mencapai Rp 552 miliar.
Manajemen Menjaga Kinerja di Tengah Tantangan Industri Logistik Maritim
Direktur Utama HAIS, Jayanti Sari, menyatakan bahwa perusahaan tetap fokus menjaga kinerja operasional dan keuangan di tengah tantangan industri. Fluktuasi harga batu bara global dan faktor cuaca memengaruhi aktivitas pengangkutan, khususnya pada segmen tugboat dan barge.
Meski demikian, perseroan berhasil mempertahankan kinerja yang sehat melalui pengelolaan operasional yang disiplin. Strategi ini memungkinkan perusahaan tetap stabil sekaligus memberikan nilai tambah kepada pemegang saham.
