Bill Gates Tempatkan Hampir 30 Persen Portofolio di Berkshire Hathaway
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493604/original/027880900_1770260541-Untitled.jpg)
Bill Gates mengalokasikan porsi terbesar portofolio investasinya melalui Gates Foundation ke saham Berkshire Hathaway, bukan Microsoft. Keputusan ini menunjukkan arah strategi investasi yang tidak semata berfokus pada perusahaan yang ia dirikan.
Gates Foundation yang berdiri sejak tahun 2000 kini menjadi salah satu lembaga filantropi terbesar di dunia. Hingga saat ini, yayasan tersebut telah menyalurkan lebih dari USD 102 miliar untuk berbagai kegiatan sosial.
Data per 20 Maret 2026 menunjukkan total dana kelolaan yayasan mencapai sekitar USD 86 miliar. Dari jumlah tersebut, lebih dari USD 35 miliar ditempatkan di saham publik.
Gates Foundation Jadikan Berkshire Hathaway sebagai Aset Terbesar
Gates Foundation menempatkan Berkshire Hathaway sebagai kepemilikan terbesar dalam portofolio sahamnya. Dari sekitar dua lusin saham yang dimiliki, emiten milik Warren Buffett ini menyumbang sekitar 28 persen dari total investasi.
Pada akhir 2025, yayasan tercatat memegang sekitar 19,4 juta saham kelas B Berkshire Hathaway dengan nilai sekitar USD 9,8 miliar. Selain itu, portofolio juga mencakup saham besar lain seperti Waste Management dan Canadian National Railway.
Sementara itu, Microsoft hanya menempati posisi keempat dengan porsi sekitar 10,5 persen. Hal ini menegaskan bahwa diversifikasi portofolio menjadi strategi utama dalam pengelolaan dana yayasan.
Donasi Warren Buffett Dorong Dominasi Berkshire Hathaway
Dominasi Berkshire Hathaway dalam portofolio Gates Foundation tidak lepas dari peran Warren Buffett. Investor legendaris tersebut secara konsisten menyumbangkan saham perusahaannya kepada yayasan.
Sejak 2006 hingga 2024, total donasi Buffett mencapai USD 43,3 miliar dalam bentuk saham Berkshire Hathaway. Namun, nilai kepemilikan saat ini lebih rendah karena yayasan secara bertahap menjual saham untuk mendanai kegiatan amal.
Pada kuartal IV 2025 saja, Gates Foundation melepas sekitar 2,36 juta saham Berkshire Hathaway dengan nilai lebih dari USD 1 miliar. Langkah ini menunjukkan peran saham tersebut sebagai sumber likuiditas untuk mendukung program filantropi.
Microsoft Tetap Jadi Aset Penting Meski Bukan yang Terbesar
Meski porsinya lebih kecil, Microsoft tetap menjadi salah satu aset utama dalam portofolio Gates Foundation. Kepemilikan ini berasal dari kontribusi Bill Gates yang dahulu menguasai sekitar 45 persen saham perusahaan saat IPO.
Seiring waktu, Gates mengurangi kepemilikannya hingga kini tersisa kurang dari 1 persen, sebagian besar melalui donasi ke yayasan. Baik saham Berkshire Hathaway maupun Microsoft secara rutin dijual untuk mendanai kegiatan sosial.
Di sisi lain, saham lain dalam portofolio cenderung dipertahankan untuk investasi jangka panjang. Strategi ini mencerminkan keseimbangan antara kebutuhan likuiditas dan pertumbuhan aset.
