Happy Hapsoro Melepas Seluruh Saham di Minna Padi Investama Sekuritas

Perusahaan Mencatat Perubahan Kepemilikan Saham hingga Akhir Maret 2026
PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk mengumumkan perubahan signifikan dalam struktur kepemilikan saham untuk periode yang berakhir pada 31 Maret 2026. Perusahaan mencatat pergeseran komposisi pemegang saham sekaligus peningkatan porsi saham publik dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia di Jakarta.
Perubahan ini terjadi setelah PT Sentosa Bersama Mitra, perusahaan investasi milik pengusaha Happy Hapsoro, melepas seluruh kepemilikan sahamnya di emiten tersebut. Sebelumnya, entitas itu menguasai 650 juta saham atau setara 5,75%, namun kini kepemilikannya menjadi nol.
Perusahaan Menjaga Jumlah Saham Beredar Tetap Stabil
Di tengah perubahan kepemilikan tersebut, perusahaan tetap mempertahankan jumlah saham beredar di level 11.307.246.524 lembar. Angka ini tidak mengalami perubahan dibandingkan posisi bulan sebelumnya, sehingga struktur modal secara keseluruhan tetap stabil.
Selain itu, Direktur Utama Djoko Joelijanto masih mempertahankan kepemilikannya sebesar 11 juta saham atau setara 0,097%. Kepemilikan tersebut tidak mengalami perubahan, menunjukkan konsistensi posisi manajemen dalam struktur pemegang saham.
Investor Individu Mempertahankan Porsi Kepemilikan
Pada kelompok pemegang saham tertentu, komposisi kepemilikan juga tidak mengalami perubahan berarti. Eveline Listiosputro tetap menggenggam 125,33 juta saham atau sekitar 1,11%, sementara Henry Kurniawan memiliki 79.200 saham atau setara 0,001%.
Stabilitas ini menunjukkan bahwa perubahan utama dalam struktur kepemilikan hanya terjadi pada keluarnya Sentosa Bersama Mitra, tanpa memengaruhi investor individu lainnya secara signifikan.
Porsi Saham Publik Meningkat Setelah Pelepasan Saham
Seiring keluarnya pemegang saham besar tersebut, perusahaan mencatat peningkatan signifikan pada porsi kepemilikan publik. Persentase saham masyarakat naik dari sekitar 92,306% menjadi 98,056%.
Sementara itu, saham publik dalam bentuk warkat untuk pemegang saham di bawah 5% tercatat sebesar 83,25 juta saham atau sekitar 0,736%, yang tetap tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.
Perusahaan Mendorong Kenaikan Free Float Secara Signifikan
Perubahan struktur kepemilikan juga berdampak langsung pada peningkatan free float perusahaan. Jumlah saham free float naik dari 10,634 miliar saham menjadi 10,884 miliar saham.
Sejalan dengan kenaikan tersebut, persentase free float juga meningkat dari 94,05% menjadi 96,26%. Kondisi ini memperkuat likuiditas saham di pasar serta memperbesar porsi kepemilikan publik dalam perdagangan.
