Pacific Universal Investments Ambil Alih 51 Persen Saham MAPI dan Perkuat Ekspansi Regional
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2408411/original/021376800_1542192171-Pasar-saham-Indonesia1.jpg)
Perusahaan investasi asal Singapura, Pacific Universal Investments Pte. Ltd., resmi mengambil alih mayoritas saham Mitra Adiperkasa Tbk. Transaksi strategis tersebut berlangsung melalui pembelian 8,466 miliar saham atau setara 51 persen kepemilikan dari Satya Mulia Gema Gemilang.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Minggu, 10 Mei 2026, nilai transaksi akuisisi ini mencapai Rp11,81 triliun dengan harga pelaksanaan Rp1.395 per saham. Dengan penyelesaian transaksi tersebut, Pacific Universal Investments kini resmi menjadi pengendali baru emiten ritel gaya hidup terbesar di Indonesia.
Langkah korporasi ini menandai komitmen investor asing untuk memperluas penetrasi bisnis di pasar konsumer Indonesia yang terus berkembang. Selain memperkuat posisi di dalam negeri, akuisisi ini juga membuka peluang ekspansi bisnis ke pasar regional Asia Tenggara.
Pacific Universal Investments Targetkan Pengembangan Bisnis MAPI di Asia Tenggara
Direktur Pacific Universal Investments, Sean Gustav Standish Hughes, menjelaskan bahwa perusahaan melihat MAPI sebagai entitas dengan fondasi bisnis yang solid di sektor ritel. Menurutnya, portofolio bisnis MAPI yang mencakup gaya hidup, olahraga, department store, hingga makanan dan minuman menjadi daya tarik utama dalam proses investasi ini.
Pacific Universal Investments menilai pertumbuhan konsumsi masyarakat di kawasan Asia Tenggara masih menyimpan potensi besar dalam jangka panjang. Oleh karena itu, perusahaan memutuskan masuk sebagai pemegang saham pengendali untuk mempercepat pengembangan bisnis grup.
Selain faktor bisnis, keterlibatan manajemen yang saling terafiliasi juga dinilai mampu menjaga kesinambungan strategi perusahaan. Sean Gustav Standish Hughes diketahui menjabat sebagai Direktur MAPI sekaligus Direktur Pacific Universal Investments. Di sisi lain, Zoee Ho Ziwei juga tercatat sebagai Komisaris MAPI dan Direktur di Pacific Universal Investments.
Kombinasi pengalaman operasional dan dukungan modal menjadi salah satu kekuatan yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan MAPI dalam beberapa tahun mendatang.
Pacific Universal Investments Gandeng CVC Capital Partners untuk Tender Wajib
Setelah menguasai saham mayoritas, Pacific Universal Investments melanjutkan proses korporasi dengan menggandeng CVC Capital Partners plc. Kedua pihak kemudian menunjuk Samudra Investment Pte. Ltd. dan Ocean Continuum Pte. Ltd. untuk melaksanakan mandatory tender offer atau penawaran tender wajib kepada pemegang saham publik.
Dalam dokumen keterbukaan informasi, kedua entitas tersebut dimiliki secara tidak langsung dengan komposisi 51 persen oleh Pacific Universal Investments dan 49 persen oleh dana yang dikelola atau mendapatkan advis dari CVC Capital Partners.
Harga tender wajib kepada publik ditetapkan sebesar Rp1.550 per saham. Nilai tersebut mengikuti ketentuan yang berlaku dalam aturan Otoritas Jasa Keuangan terkait pengambilalihan perusahaan terbuka.
Dengan skema tersebut, pemegang saham publik memperoleh kesempatan untuk menjual saham mereka kepada pengendali baru sesuai harga yang telah ditetapkan regulator.
Pacific Universal Investments Selesaikan Akuisisi dan Pastikan Proses Berlaku Efektif
Pacific Universal Investments juga memastikan tidak ada persyaratan tambahan dari otoritas lain yang menghambat proses pengambilalihan ini. Dengan demikian, seluruh proses akuisisi dinyatakan efektif selesai pada 8 Mei 2026.
Penyelesaian transaksi ini mempertegas kepercayaan investor internasional terhadap sektor ritel Indonesia. Di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi regional, MAPI kini memasuki babak baru dengan dukungan pemegang saham strategis yang memiliki visi ekspansi jangka panjang.
