IHSG Turun Tipis, Lima Saham Catat Cuan Besar Hingga 34 Persen

Jakarta, 3 Desember 2025 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Rabu (3/12/2025), menutup perdagangan dengan penurunan tipis sebesar 5,26 poin (-0,06%) ke level 8.611,7. Meskipun demikian, beberapa saham mencatat kenaikan signifikan dengan potensi cuan mulai dari 25% hingga 34%.
Lima Saham Tunjukkan Kinerja Luar Biasa
Saham seperti TRUE hingga ROCK mencatat lonjakan harga yang menguntungkan investor. Total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 21,09 triliun, dengan 349 saham menguat, 332 saham melemah, dan 275 saham stagnan. Volume perdagangan tercatat 45,96 miliar saham dengan frekuensi mencapai 2,71 juta kali.
Sektor Teknologi Jadi Pemimpin Penguatan
Mayoritas sektor saham mengalami penguatan pada penutupan pasar hari ini. Sektor teknologi mencatat penguatan tertinggi sebesar 1,54%, diikuti sektor infrastruktur 1,5%, transportasi 1,26%, barang konsumen primer 1,14%, properti 0,93%, kesehatan 0,85%, perindustrian 0,31%, dan barang konsumen non-primer 0,37%. Sebaliknya, sektor barang baku melemah 0,6%, sektor keuangan 0,58%, dan sektor energi 0,5%.
Faktor Eksternal Dorong IHSG
Pilarmas menilai rebound pasar saham Amerika Serikat memberikan dorongan positif bagi aset berisiko di Asia, termasuk IHSG. Investor meningkatkan spekulasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga pada pertemuan minggu depan. Spekulasi ini diperkuat dengan kabar bahwa Kevin Hassett, penasihat ekonomi Gedung Putih, masuk daftar kandidat Ketua The Fed berikutnya, yang dikenal mendukung kebijakan moneter dovish.
Sentimen Hati-Hati Investor
Penguatan IHSG hari ini terbatas karena investor tetap berhati-hati menjelang agenda penting di China, seperti Konferensi Kerja Ekonomi Pusat dan pertemuan Politbiro. Kekhawatiran meningkat setelah data menunjukkan sektor jasa China melambat. PMI Jasa Umum versi RatingDog turun dari 52,6 pada Oktober menjadi 52,1 pada November 2025, level terendah dalam lima bulan terakhir.
