Manajemen WIFI menegaskan ekspansi agresif sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang

Direksi WIFI menjelaskan koreksi harga saham sebagai respons fase investasi
JAKARTA – Manajemen PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau WIFI menyatakan keyakinan terhadap strategi ekspansi agresif yang sedang berjalan meski harga saham perseroan mengalami koreksi. Direksi menilai pergerakan harga tersebut mencerminkan penyesuaian pasar atas fase investasi besar-besaran, bukan pelemahan fundamental bisnis perusahaan telekomunikasi ini.
Direktur Solusi Sinergi Digital Shannedy Ong menegaskan perseroan mempercepat pembangunan jaringan dan memperkuat ekosistem internet rakyat sebagai pijakan pertumbuhan jangka panjang. Strategi tersebut mendorong peningkatan belanja modal sepanjang 2025, sehingga berdampak pada tekanan profitabilitas jangka pendek akibat naiknya beban bunga.
WIFI meningkatkan belanja modal untuk mempercepat pembangunan jaringan
Sepanjang 2025, WIFI secara aktif menggenjot belanja modal yang sebagian besar dibiayai melalui penerbitan obligasi. Langkah ini membuat total utang obligasi perseroan meningkat signifikan dari sekitar Rp 600 miliar menjadi Rp 2,5 triliun. Konsekuensinya, laporan laba rugi kuartal III-2025 mencatat kenaikan beban bunga yang langsung menjadi perhatian investor.
Meski demikian, manajemen menekankan seluruh dana hasil penerbitan obligasi dialokasikan untuk investasi infrastruktur jaringan yang produktif. Shannedy menyatakan peningkatan beban bunga tersebut merupakan biaya pertumbuhan yang wajar dalam fase ekspansi. Perseroan menanam modal saat ini dengan tujuan memanen pendapatan yang lebih besar pada periode mendatang.
Kemitraan NTT East memperkuat prospek jangka panjang WIFI
Selain ekspansi organik, WIFI juga memperkuat prospek bisnis melalui kemitraan strategis. Pada Juli 2025, NTT East, perusahaan telekomunikasi asal Jepang, masuk sebagai pemegang saham di anak usaha WIFI. Manajemen menilai langkah ini menjadi validasi global terhadap kualitas aset dan model bisnis perseroan.
Shannedy menjelaskan kolaborasi dengan NTT East membuka peluang sinergi operasional dan transfer teknologi. Meski dampaknya belum langsung tercermin pada kinerja keuangan maupun valuasi saham, manajemen memproyeksikan manfaat kemitraan tersebut mulai terlihat dalam enam hingga dua belas bulan ke depan.
Manajemen meminta investor menilai strategi secara berjangka
Manajemen WIFI mengajak investor melihat strategi perseroan secara berjangka. Perseroan menilai fokus pada pembangunan jaringan dan penguatan ekosistem digital akan menciptakan pertumbuhan berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, WIFI optimistis dapat mengubah fase investasi saat ini menjadi sumber pendapatan dan nilai tambah yang solid bagi pemegang saham pada masa depan.
