Investor Asing Gencar Melepas Saham BBRI Sepanjang Pekan Kedua April 2026

Investor asing mencatat aksi jual bersih terbesar pada saham BBRI
Jakarta – Investor asing secara agresif melepas saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) selama periode perdagangan 6–10 April 2026. Aktivitas ini menjadikan BBRI sebagai saham dengan nilai jual bersih terbesar di Bursa Efek Indonesia dalam sepekan terakhir.
Data dari Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu (12/4/2026) menunjukkan bahwa nilai net sell asing pada saham BBRI mencapai Rp1,4 triliun di pasar reguler. Angka tersebut sekaligus menempatkan BBRI di posisi teratas sebagai saham yang paling banyak dilepas oleh investor global.
Selanjutnya, tekanan jual juga terjadi pada saham sektor perbankan lainnya. Investor asing mencatatkan penjualan bersih pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp716,1 miliar. Di bawahnya, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turut mengalami net sell asing senilai Rp511,7 miliar.
Aksi jual asing berlanjut dan menekan pasar secara keseluruhan
Secara keseluruhan, investor asing membukukan net sell sebesar Rp3,3 triliun di seluruh pasar BEI sepanjang pekan tersebut. Tren ini melanjutkan tekanan jual pada pekan sebelumnya yang juga mencatatkan net sell sebesar Rp2,9 triliun.
Namun demikian, dinamika pasar sempat menunjukkan perubahan pada akhir pekan. Pada perdagangan Jumat (10/4/2026), investor asing berbalik melakukan pembelian bersih sebesar Rp193,8 miliar di seluruh pasar. Meski begitu, akumulasi sepanjang tahun berjalan masih mencerminkan tekanan yang cukup besar.
Berdasarkan data BEI, total net sell investor asing sejak awal tahun 2026 telah mencapai Rp37,1 triliun. Kondisi ini menunjukkan bahwa arus dana global masih cenderung keluar dari pasar saham domestik, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBRI.
Di tengah tekanan tersebut, pelaku pasar tetap mencermati pergerakan saham perbankan yang memiliki fundamental kuat. Oleh karena itu, arah aliran dana asing dalam beberapa waktu ke depan akan menjadi faktor penting yang memengaruhi pergerakan indeks dan sentimen pasar secara keseluruhan.
