Nusa Raya Cipta Mengamankan Kontrak Konstruksi Rp6,23 Triliun hingga Oktober 2025

Nusa Raya Cipta Mencatat Lonjakan Order Book dari Proyek Baru dan Carry Over
PT Nusa Raya Cipta Tbk. terus memperkuat kinerja bisnis konstruksinya sepanjang 2025. Anak usaha PT Surya Semesta Internusa Tbk. ini berhasil mengantongi kontrak baru senilai Rp2,89 triliun selama periode Januari hingga Oktober 2025. Pencapaian tersebut mempertebal portofolio pekerjaan perseroan di tengah dinamika industri konstruksi nasional.
Selain kontrak baru, Nusa Raya Cipta juga membawa carry over proyek dari tahun sebelumnya dengan nilai Rp3,34 triliun. Kombinasi kedua sumber pekerjaan tersebut mendorong total kontrak dalam pengerjaan atau order book perseroan membengkak hingga Rp6,23 triliun. Nilai ini mencerminkan kesinambungan proyek yang memberi visibilitas pendapatan dalam beberapa periode ke depan.
Perseroan Menggarap Proyek Konstruksi dari Beragam Segmen
Manajemen Nusa Raya Cipta menjelaskan bahwa kontrak yang diraih berasal dari berbagai segmen strategis. Perseroan mengerjakan proyek perhotelan, fasilitas pendidikan, kawasan industri, hingga layanan kesehatan. Beberapa proyek yang sudah berjalan antara lain Holiday Inn Express Bandung, Parking Building dan Campus Plaza E Universitas Gunadarma Depok, serta pembangunan pabrik baru Astra Honda Motor di kawasan Deltamas, Cikarang, Bekasi.
Selain itu, Nusa Raya Cipta juga menangani proyek OMC Building IKK Pindodeli di Karawang dan pembangunan Instalasi Gawat Darurat Elisabeth Hospital di Semarang. Diversifikasi proyek ini menunjukkan kemampuan perseroan dalam mengelola berbagai jenis pekerjaan konstruksi dengan karakteristik berbeda.
Manajemen Menambahkan Proyek Baru Bernilai Ratusan Miliar Rupiah
Corporate Secretary Nusa Raya Cipta, Setiadi Djajasaputra, menyampaikan bahwa perseroan kembali menambah portofolio proyek melalui pengerjaan Nava Park Business Suite. Proyek terbaru tersebut memiliki nilai kontrak Rp258,5 miliar dan memperkuat kontribusi segmen properti komersial terhadap pendapatan perusahaan.
Manajemen juga menegaskan bahwa perseroan terus aktif membidik proyek baru, baik dari klien lama maupun pelanggan baru. Strategi ini bertujuan menjaga kesinambungan order book di tengah kompetisi ketat sektor konstruksi.
Kinerja Keuangan Menguat Seiring Pertumbuhan Proyek
Seiring peningkatan kontrak, kinerja keuangan Nusa Raya Cipta turut menunjukkan perbaikan. Hingga September 2025, perseroan membukukan pendapatan Rp2,66 triliun, tumbuh 4,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, laba tahun berjalan melonjak menjadi Rp156 miliar dari sebelumnya Rp85 miliar, menegaskan dampak positif pertumbuhan proyek terhadap profitabilitas.
