Pollux Hotels Group Mencatatkan Obligasi Keberlanjutan Rp500 Miliar di BEI
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3020530/original/079906900_1578913890-20200113-Rupiah-Perkasa_-IHSG-Ditutup-Cerah--ANGGA-7.jpg)
PT Pollux Hotels Group Tbk resmi mencatatkan Obligasi Terkait Keberlanjutan I Pollux Hotels Group Tahun 2025 senilai Rp500 miliar di Bursa Efek Indonesia pada Kamis, 11 Desember 2025. Perseroan menjalankan langkah ini sebagai bagian dari strategi pendanaan jangka menengah untuk periode 2025 hingga 2029. Melalui pencatatan tersebut, Pollux Hotels Group memperkuat struktur keuangan sekaligus menegaskan komitmen terhadap penerapan prinsip keberlanjutan.
Langkah korporasi ini muncul di tengah meningkatnya minat investor terhadap instrumen pendanaan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan. Oleh karena itu, Perseroan memanfaatkan momentum pasar untuk menghimpun dana dengan biaya pendanaan yang lebih terukur dan berorientasi jangka panjang.
Perseroan Menjalankan Program Energi Bersih dan Efisiensi Operasional
Pollux Hotels Group mengalokasikan dana hasil penerbitan obligasi untuk mendukung berbagai program keberlanjutan. Dalam periode 2025–2029, Perseroan merencanakan pemasangan panel surya dengan total kapasitas mencapai 40 kWp. Program ini diproyeksikan mampu menurunkan emisi karbon sekitar 184.320 kilogram setara karbon dioksida.
Selain itu, Perseroan meningkatkan efisiensi energi melalui optimalisasi sistem pendingin di sejumlah properti. Upaya tersebut bertujuan menekan konsumsi listrik dari sumber konvensional dan memperbaiki kinerja operasional secara berkelanjutan. Di sisi lain, Perseroan juga memperkuat pengelolaan sumber daya air dengan menargetkan penurunan tingkat kebocoran air hingga nol persen pada 2029.
CGIF Menjamin Penuh Obligasi Pollux Hotels Group
Untuk meningkatkan daya tarik instrumen ini, Pollux Hotels Group memperoleh penjaminan penuh, tanpa syarat, dan tidak dapat dibatalkan dari Credit Guarantee and Investment Facility. Lembaga tersebut merupakan dana perwalian yang berafiliasi dengan Asian Development Bank. Penjaminan ini memberikan lapisan keamanan tambahan bagi investor dan memperkuat kredibilitas penerbitan obligasi.
Dalam pelaksanaan penerbitan, Perseroan menunjuk PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Sementara itu, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk bertindak sebagai wali amanat. Perseroan juga melibatkan konsultan hukum, akuntan publik, serta notaris untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan pasar modal.
