Analis Prediksi IHSG Menguat dan Rekomendasikan Saham Unggulan pada Perdagangan 13 April 2026

IHSG Menguat Signifikan Sepanjang Pekan Sebelumnya dan Dorong Optimisme Pasar
Sejumlah analis memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin, 13 April 2026. Optimisme ini muncul setelah kinerja indeks yang solid sepanjang pekan sebelumnya.
Selama periode 6–10 April 2026, IHSG mencatat lonjakan 6,14% dan ditutup di level 7.458,496. Kenaikan tersebut menunjukkan sentimen positif yang cukup kuat di pasar domestik. Seiring dengan itu, Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad, menyatakan bahwa seluruh indikator perdagangan saham bergerak di zona hijau.
Ia menjelaskan bahwa rata-rata volume transaksi harian meningkat 24,81% menjadi 32,28 miliar saham. Selain itu, kapitalisasi pasar juga naik 7,18% menjadi Rp13.189 triliun. Kinerja ini semakin diperkuat oleh kenaikan rata-rata nilai transaksi harian sebesar 17,26% menjadi Rp17,32 triliun, serta frekuensi transaksi yang tumbuh 15,05% menjadi 2,05 juta kali.
Analis Memproyeksikan IHSG Uji Level 7.592 hingga 7.856
Melanjutkan tren tersebut, tim analis MNC Sekuritas menilai IHSG masih memiliki ruang untuk menguat dalam jangka pendek. Mereka melihat posisi indeks saat ini berada dalam fase teknikal tertentu yang membuka peluang kenaikan lanjutan.
Dalam riset terbarunya, analis memperkirakan IHSG berpotensi menguji rentang 7.592 hingga 7.856. Meski demikian, mereka tetap mengingatkan adanya potensi koreksi minor di kisaran 7.281 hingga 7.409 yang perlu dicermati investor.
Selain itu, mereka memetakan level support IHSG berada di 7.274 dan 7.184, sementara level resistance berada di 7.500 dan 7.585. Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, investor disarankan untuk tetap selektif dalam mengambil posisi di pasar.
Analis Merekomendasikan Strategi Buy on Weakness pada Saham Pilihan
Sejalan dengan proyeksi tersebut, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi buy on weakness untuk sejumlah saham unggulan. Saham yang masuk dalam rekomendasi tersebut antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN), PT Petrosea Tbk. (PTRO), dan PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM).
Selain itu, analis juga memberikan rekomendasi speculative buy untuk saham PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA). Strategi ini dinilai relevan mengingat potensi pergerakan pasar yang masih fluktuatif meski berada dalam tren positif.
IHSG Berbalik Menguat di Sesi I Setelah Dibuka Melemah
Pada perdagangan intraday, IHSG sempat dibuka melemah 1,28% ke level 7.410,09 pada awal sesi. Namun, tekanan tersebut tidak berlangsung lama karena indeks berhasil berbalik arah dan menguat.
Memasuki sesi I, IHSG tercatat naik 0,46% ke level 7.492,73. Sepanjang perdagangan, indeks bahkan sempat menyentuh level tertinggi di 7.500,14. Pergerakan ini mencerminkan daya tahan pasar di tengah dinamika sentimen global.
Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 362 saham menguat, sementara 323 saham melemah dan 274 saham stagnan. Di sisi lain, kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp13.299 triliun, menunjukkan likuiditas yang tetap terjaga di pasar saham domestik.
