Saham DATA Grup Djarum Melonjak Tajam dan Bidik Level Lebih Tinggi

Saham DATA Melonjak Kuat pada Awal Perdagangan
JAKARTA – Saham PT Remala Abadi Tbk (DATA) menunjukkan penguatan signifikan pada sesi I perdagangan Senin, 13 April 2026. Hingga sekitar pukul 09.40 WIB, harga saham DATA melesat 15,15% ke level Rp 2.280, mencerminkan minat beli yang tinggi dari pelaku pasar.
Seiring kenaikan tersebut, aktivitas transaksi saham DATA juga meningkat. Sebanyak 10,72 juta saham diperdagangkan dalam 4.922 kali transaksi dengan nilai mencapai Rp 23,4 miliar. Lonjakan ini menandai kebangkitan saham emiten telekomunikasi tersebut setelah sebelumnya mengalami tekanan dalam beberapa pekan.
Pergerakan Saham DATA Berbalik Arah Setelah Sempat Tertekan
Sebelumnya, saham DATA sempat berada dalam tren pelemahan sejak 26 Maret hingga 6 April 2026. Namun, memasuki pekan berikutnya, saham ini mulai berbalik arah dan lebih sering ditutup di zona hijau.
Perubahan tren tersebut menjadi sinyal positif bagi investor, terutama setelah saham DATA mampu mempertahankan momentum penguatan secara bertahap. Dengan demikian, pergerakan terbaru ini memperkuat indikasi bahwa saham mulai memasuki fase pemulihan.
Analis Menetapkan Target Harga Lebih Tinggi untuk DATA
Phintraco Sekuritas mencatat bahwa target harga ketiga saham DATA di level Rp 2.180 telah tercapai. Meski demikian, potensi kenaikan masih terbuka dengan target lanjutan di Rp 2.400 dan Rp 2.560.
Proyeksi tersebut mencerminkan optimisme analis terhadap kelanjutan tren kenaikan saham DATA. Oleh karena itu, investor mulai mencermati peluang lanjutan dari pergerakan saham ini dalam jangka pendek.
Kinerja Keuangan DATA Menguat Sepanjang 2025
Dari sisi fundamental, PT Remala Abadi Tbk mencatatkan pertumbuhan kinerja sepanjang 2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 430 miliar dengan laba bersih Rp 102 miliar.
Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, ketika perusahaan mencatatkan pendapatan Rp 348 miliar dan laba bersih Rp 96 miliar. Pertumbuhan ini memperkuat daya tarik saham DATA di tengah sentimen pasar yang dinamis.
Investor Besar Menambah Kepemilikan Saham DATA
Di tengah fluktuasi harga, Verah Wahyudi Wong meningkatkan kepemilikan saham DATA. Pada 2 April 2026, ia membeli 935.800 saham di harga Rp 2.180 dengan tujuan investasi.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikannya bertambah menjadi 40,17% dari sebelumnya 40,1%. Meski bukan lagi pengendali langsung, Verah tetap tercatat sebagai penerima manfaat akhir, sementara kendali perusahaan berada di tangan PT Iforte Solusi Infotek sebagai bagian dari Grup Djarum.
Selain itu, investor ritel bernama Djoni juga tercatat menggenggam lebih dari 5% saham DATA, menambah perhatian pasar terhadap komposisi kepemilikan emiten ini.
