Saham DEWA, BUMI, dan BRMS Menarik Dana Asing Besar di Bursa Efek Indonesia

Investor asing mendorong penguatan saham tambang sepanjang pekan perdagangan
JAKARTA – Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) memimpin arus masuk dana investor asing ke Bursa Efek Indonesia selama periode 8–12 Desember 2025. Ketiga saham tambang tersebut menjadi pusat perhatian pelaku pasar karena mencatatkan nilai pembelian bersih terbesar dalam sepekan terakhir.
Pada awal pekan, investor asing secara agresif mengakumulasi saham DEWA di pasar reguler. Data Stockbit Sekuritas yang diakses pada Minggu, 14 Desember 2025, menunjukkan investor asing membukukan net buy sebesar Rp 728,6 miliar pada saham tersebut. Aliran dana ini menempatkan DEWA sebagai saham dengan pembelian bersih asing tertinggi selama periode pengamatan.
Investor asing mengakumulasi saham BUMI dan BRMS secara simultan
Setelah menguatkan posisi di DEWA, investor asing melanjutkan aksi beli pada saham BUMI dan BRMS. Saham BUMI mencatatkan pembelian bersih asing senilai Rp 677,2 miliar, sementara BRMS menyusul dengan nilai net buy mencapai Rp 654,3 miliar. Ketiga emiten ini berada dalam lingkup Grup Bakrie dan Salim yang aktif di sektor sumber daya alam.
Aksi beli yang terjadi secara beriringan tersebut memperlihatkan minat investor global terhadap saham tambang berkapitalisasi menengah hingga besar. Selain itu, pola transaksi ini juga menegaskan adanya rotasi dana ke sektor komoditas yang dinilai masih memiliki prospek positif menjelang akhir tahun.
Aliran dana asing memperpanjang tren beli bersih di pasar saham
Secara keseluruhan, investor asing membukukan pembelian bersih sebesar Rp 1,42 triliun sepanjang sepekan terakhir. Capaian tersebut melanjutkan tren positif dari pekan sebelumnya yang mencatatkan net buy lebih besar, yakni Rp 2,48 triliun. Konsistensi ini memberikan sinyal optimisme terhadap kondisi pasar saham domestik.
Pada perdagangan Jumat, 12 Desember 2025, investor asing kembali mencatatkan net buy sebesar Rp 282,2 miliar di seluruh pasar. Meski demikian, data Bursa Efek Indonesia menunjukkan bahwa secara year to date investor asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp 25,6 triliun.
Aktivitas investor asing memperkuat sentimen pasar menjelang akhir tahun
Derasnya arus dana asing ke saham DEWA, BUMI, dan BRMS turut memperkuat sentimen positif di lantai bursa. Pergerakan ini menunjukkan bahwa investor global mulai meningkatkan eksposur pada saham-saham tertentu yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan dan likuiditas tinggi. Dengan tren tersebut, pelaku pasar domestik kini mencermati kelanjutan strategi investor asing sebagai penentu arah pasar pada sisa Desember 2025.
