IHSG Bangkit Pekan Ini Meski Investor Asing Masih Lakukan Jual Bersih

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat setelah sempat jatuh ke level 7.900-an pada akhir Januari. Sepanjang pekan ini, meskipun investor asing mencatatkan aksi jual bersih, IHSG menutup perdagangan Jumat (13/2/2026) pada posisi 8.212,271, meningkat 3,49% dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di level 7.935,260.
Investor Asing Catat Jual Bersih Rp 2,03 Triliun
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia, Kautsar Primadi Nurahmad, menyampaikan bahwa investor asing pada Jumat kemarin menjual saham senilai Rp 2,03 triliun. Total aksi jual bersih sepanjang 2026 mencapai Rp 16,49 triliun. Meskipun begitu, pasar tetap menunjukkan tren pemulihan yang positif.
Volume dan Kapitalisasi Pasar BEI Meningkat
Kautsar menambahkan, volume transaksi harian di BEI meningkat 4,73% menjadi 45,24 miliar lembar saham, naik dari 43,20 miliar lembar pekan sebelumnya. Kapitalisasi pasar juga naik 3,83% menjadi Rp 14.889 triliun dari Rp 14.341 triliun. Rata-rata frekuensi transaksi harian bertambah 0,37% menjadi 2,74 juta kali transaksi, menunjukkan partisipasi investor yang semakin aktif.
Rata-Rata Nilai Transaksi Harian Menurun Tipis
Meski terjadi kenaikan volume dan frekuensi transaksi, Kautsar mencatat rata-rata nilai transaksi harian mengalami penurunan 6,27%, menjadi Rp 23,20 triliun dibandingkan Rp 24,75 triliun pekan lalu. Hal ini menunjukkan pergeseran pola perdagangan investor yang lebih banyak melakukan transaksi dalam jumlah kecil namun lebih sering.
IHSG Tunjukkan Pemulihan di Tengah Tren Jual Bersih
Dengan berbagai indikator yang menunjukkan peningkatan, IHSG tetap menunjukkan pemulihan meski tekanan dari aksi jual investor asing masih ada. Para analis menilai, kondisi ini mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek pasar saham Indonesia di tengah volatilitas global.
