XLSMART Menjual Seluruh Saham MORA dan Mengantongi Dana Triliunan Rupiah

XLSMART Menuntaskan Divestasi Saham MORA pada Awal Desember 2025
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk. resmi melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Mora Telematika Indonesia Tbk. pada awal Desember 2025. Emiten telekomunikasi berkode EXCL tersebut mengeksekusi penjualan saham MORA pada 4 Desember 2025 dan sekaligus menutup keterlibatannya sebagai pemegang saham strategis. Langkah ini menandai keputusan divestasi penuh yang langsung mengubah struktur kepemilikan MORA di pasar.
Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, XLSMART menjual sebanyak 4.331.835.710 saham MORA atau setara 18,32 persen kepemilikan. Perseroan mengeksekusi transaksi tersebut dengan harga pelaksanaan Rp432 per saham. Harga ini berada jauh di bawah harga penutupan saham MORA pada perdagangan Jumat, 5 Desember 2025, yang tercatat di level Rp8.850 per saham.
Transaksi Divestasi Mengalirkan Dana Rp1,87 Triliun ke XLSMART
Melalui aksi korporasi tersebut, XLSMART berhasil mengamankan dana segar sebesar Rp1,87 triliun. Manajemen menyatakan transaksi ini murni bertujuan melakukan divestasi atas kepemilikan saham secara langsung. Setelah transaksi rampung, EXCL tidak lagi memiliki saham MORA, sekaligus kehilangan status sebagai pemegang saham dengan porsi di atas lima persen.
Hingga kini, identitas pembeli saham MORA hasil pelepasan XLSMART masih belum diumumkan ke publik. Kondisi ini memunculkan spekulasi di pasar, terutama karena transaksi bernilai besar tersebut berlangsung di tengah tingginya perhatian investor terhadap saham MORA.
Aksi Penjualan Saham MORA Terjadi Seiring Pergeseran Kepemilikan
Sebelum XLSMART menuntaskan divestasi, PT Candrakarya Multikreasi juga lebih dahulu melepas sebagian kepemilikannya di MORA. Pada 27 November 2025, perusahaan tersebut menjual 1.143.000.000 saham atau sekitar 4,83 persen dari total saham beredar. Dengan harga pelaksanaan Rp420 per saham, Candrakarya Multikreasi menghimpun dana sekitar Rp480,06 miliar.
Setelah rangkaian transaksi tersebut, struktur kepemilikan MORA mengalami perubahan signifikan. Saat ini, PT Candrakarya Multikreasi menguasai 35,99 persen saham, PT Gema Lintas Benua memegang 30,17 persen saham, sementara kepemilikan publik tercatat sebesar 10,68 persen.
Saham XLSMART Bergerak Stabil di Tengah Aksi Korporasi
Di sisi lain, saham EXCL tercatat bergerak stabil di level Rp3.200 per saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp58,2 triliun. Meski pada perdagangan terakhir sahamnya tidak bergerak, kinerja EXCL menunjukkan penguatan dalam jangka pendek. Selama lima hari perdagangan terakhir, saham XLSMART tercatat menguat sekitar 16,3 persen, mencerminkan respons pasar yang relatif positif terhadap langkah strategis perseroan.
